SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pekerja sektor Minyak dan Gas Bumi (Migas), belum menjadi prioritas pengawasan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah. Terbukti, belum adanya data khusus tenaga kerja sektoral. Termasuk sektor Migas.
Kepala Bidang Hubungan Industri Dinas Perindustrian dan Tenga Kerjas (Disperinaker) Blora, Subiyanto, mengaku belum ada data khusus sektoral.
“Kami belum membuat data khusus sektoral termasuk Migas,” ungkap Subiyanto, kepads Suarabanyuurip.com, Senin (2/12/2019).
Ditanya terkait pengawasan, dirinya belum menjawab. Pesan yang dikirim wartawan melalui whatsapp belum mendapat balasan. Termasuk apakah perusahaan sektor migas juga melaporkan tenaga kerjanya, dia juga belum menjawab.
Terpisah, Legal and Relation PT Sumber Petrindo Perkasa (SPP), Hebrian Indratama menyampaikan, bahwa pihaknya selalu melaporkan keberadaan tenaga kerja kepada Disperinaker setiap semester. Laporan itu, dilakukan secara online maupun offline.
“Semua dari Indosesia dan warga lokal. Tidak ada tenaga kerja asing,” kata Brian.
Menurutnya, sebanyak 70% tenaga kerja adalah warga lokal. Dengan total pekerja di Jakarta maupun di Sumber, sebanyak 111 orang.
“Termasuk pekerja harian lepas,” jelasnya.
Sekadar diketahui, PT SPP merupakan perusahaan gas swasta yang memiliki fasilitas infrastuktur jaringan transmisi pipa gas di Jawa Tengah sepanjang 123,5 Km dari Kabupaten Blora sampai Kota Semarang.
Perusahaan tersebut merupakan pembeli Gas Blok Gundih PT Pertamina EP untuk memasok kebutuhan pusat listrik tambak Lorok Semarang.
PT SPP sebelumnya telah melakukan perjanjian jual beli gas (PJBG) dengan PT Pertamina EP sebagai pengelola Blok Gundih. PT SPP telah mendapatkan PJBG dengan PT Indonesia Power dengan periode penyaluran gas selama 15 tahun dimulai dialirkan pada 1 Juli 2013.
Tekait pekerja, hal yang sama juga disampaikan, pihak PT Titis Sampurna, Kontraktor Pertamina EP Asset 4 Field Cepu. Operator Central Processing Plant (CPP) Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.
“Setiap tahun kami laporkan ke Disperinaker Blora,” ujar Humas PT Titis Sampurna, Citra.(ams)