Investasi JTB Senilai USD1,5 Miliar, Pertumbuhan Ekonomi Hanya 8 Persen

Aktivitas karyawan proyek JTB

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebut, besaran investasi proyek Jambaran-Tiung Biru (JTB) tahun 2019 sebesar USD1,5 miliar. 

“Itu setara dengan kurang lebih Rp20 triliun,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Gunardi, Selasa (4/12/2019). 

Dia mengatakan, dari total USD1,5 miliar tersebut rinciannya Gas Processing Facilites (GPF) sebesar USD983,8 juta, Pemboran 6 sumur sebesar USD166,2 juta, Owner Cost sebesar USD355,9 juta dan Studi (Amdal, Feed, dan lain-lain) sebesar USD90,8 juta. 

“Jumlah itu paling besar menyumbang investasi di Bojonegoro,” lanjutnya. 

Disinggung dampak investasi tersebut di daerah, mantan Camat Padangan ini mengaku masih belum memberikan pengaruh yang signifikan. 

“Belum ada industri ikutan lainnya, sehingga peningkatan ekonomi masyarakat hanya tumbuh sekitar 8 persen saja,” imbuhnya. 

Selain investasi dari sektor migas, sektor  perdagangan juga memberikan sumbangsih sebesar Rp94 miliar berupa pabrik alas kaki. Sementara yang lainnya masih dalam pendataan. 

“Kalau untuk perdagangan baru itu yang masuk ke kami,” pungkasnya. (rien)

Baca Juga :   Flaring Blok Cepu Tingkatkan Intensitas Cahaya

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *