Produksi Awal Kedung Keris Kisaran 3000 – 3500 Bph

Lapangan Kedung Keris

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menyatakan, pada akhir Desember 2019 nanti Lapangan Kedung Keris (KDK) akan mulai berproduksi (on stream).

“Harapan kami, produksi di Lapangan Kedung Keris bisa mencapai 10.000 Bph meski tidak langsung sebesar itu,”kata External Affairs Manager, Ichwan Arifin, saat memberi sambutan di acara Lokakarya Pengelolaan Industri Migas Untuk Pembangunan Daerah di Aston, Kamis (5/12/2019). 

Diungkapkan, pada awal produksi di Lapangan Migas yang berpusat di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu ini, tidak akan langsung sebesar 10.000 Bph, tetapi akan keluar sebesar 3000 Bph atau 3500 Bph dan secara bertahap akan meningkat. 

“Harapannya, Lapangan Kedung Keris bisa memperpanjang usia puncak produksi Blok Cepu dari Lapangan Banyu Urip yang sekarang ini mencapai sebesar 220 ribu Bph,” tukasnya. 

Ichwan menyatakan, besaran 220 ribu Bph tidak akan sepanjang masa operasi atau sesuai kontrak dengan pemerintah yakni tahun 2035, tetapi bisa bertahan hingga 5 atau 6 tahun kedepan. 

Baca Juga :   Desak Bupati Tak Gunakan Lahan Produktif

“Kami juga mendukung target lifting nasional tahun 2030 sebesar 1 juta Bph sehingga butuh dukungan dari semua pihak supaya tercipta sinergitas dan memberikan dampak yang positif,” tandasnya. (rien).

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *