SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) optimis produksi minyak secara nasional bisa mencapai 1 juta Barel per hari (Bph) pada sepuluh tahun mendatang.Â
“Kita punya target di tahun 2030 bisa capai target 1 Juta Bph. Salah satunya dari Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu,” kata Spesialis Dukungan Bisnis SKK Migas Jabanusa, Dimas Ario Rudhy Pear saat acara Lokakarya Pengelolaan Industri Migas untuk Pembangunan Daerah di Hotel Aston, Kamis (5/12/2019) kemarin.Â
Menurut dia, banyak yang harus dilakukan untuk menuju produksi 1 juta bph. Mulai memperbanyak eksplorasi, perawatan sumur-sumur lama, hingga kemudahan perizinan. Termasuk dukungan dari semua elemen baik pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan masyarakat.Â
“Kami berharap, kita semua bisa bersama-sama sinergi membangun demi kemajuan Indonesia,” ujarnya. Â
Sementara itu, untuk target produksi pada tahun 2020 yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sebesar 750 ribu Bph. SKK migas menekankan ExxonMobil Cepu Limited selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Lapangan Banyu Urip bisa berproduksi sebesar 225 ribu Bph. Â
“Terlebih ada Lapangan Kedung Keris yang akan berproduksi 10 ribu Bph akhir tahun ini bisa untuk menambah target Blok Cepu,” pungkasnya. (rien)