Truk yang Melintas Jembatan Ngasem Memuat Pasir Seberat 45 Ton

Jembatan ngasem bandungrejo ambrol

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Kepolisian Sektor Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, membenarkan, telah terjadi kecelakaan di jembatan jalan PUK, Desa  Ngasem – Desa Bandungrejo turut Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.Rabu (11/12/2019) sore.

Kapolsek Ngasem, AKP Dumas Barutu, menyampaikan, truk tronton milik PT. Anugrah Semeru,  No.Pol : W 8254 UR, An. Tajeriyan Noor H asal  Desa Candi Jaya Rt.14 Rw.04 Kecamatan Candi  Kabupaten Sidoarjo.  

Sedangkan, sopir truk diketahui Febriyan Hasrul (29) swasta, asal Jl.Pabrik ES Laban Rt.01 Rw.04 Ds.Lubuk Lor Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kapolsek mengungkapkan, sekira jam 16.30 wib kendaraan truk Tronton No. Pol. : W 8254 UR melintas di jalan raya Ngasem – Bandungrejo dari arah Timur menuju barat ke arah Proyek Jambaran Tiung Biru (JTB) mengirim pasir untuk bahan proyek. Truk bermuatan pasir tersebut diperkirakan memiliki berat tonase total 45 Ton.

Sesampainya di  TKP Jembatan Depan kantor PT. Planindo turut Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem tiba-tiba jembatan yang dilintasi truk tronton ambrol dan mengakibatkan kendaraan terperosok kedalam jembatan.

Baca Juga :   Diancam Banjir Petani Blok Cepu Meladang

“Diduga jembatan tidak mampu menahan beban Truck Tronton,” tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Adi Witjaksono, mengaku, belum mendapat laporan adanya truk tronton yang menggunakan jalan desa. Diduga, tonase kendaraan tersebut tidak sesuai kelas jalan. 

“Kita harus cek dulu, itu kendaraan yang jatuh dari perusahaan apa. Karena izin dispensasi jalan sesuai No Pol kendaraan. Apakah sudah sesuai kelas jalan atau tidak,” pungkasnya. 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *