SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Jembatan penghubung Desa Bandungrejo-Ngasem tepatnya masuk wilayah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang ambrol akibat dilintasi truk tronton bermuatan pasir beberapa waktu lalu kini telah mulai dilakukan perbaikan.
Perbaikan jembatan berukuran 6×3 meter tersebut dikerjakan oleh CV Syukur Makmur, subkon PT Rekayasa Industri (Rekind) kontraktor pelaksana proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) Gas Processing Facility (GPF) Jambaran-Tiung Biru (JTB).
“Hari ini sudah kami mulai pekerjaannya. Untuk tenaga kerja kami melibatkan warga sekitar,” kata Direktur CV Syukur Makmur, Heri Sucipto, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (23/12/2019).
Pria berambut gondrong ini menyampaikan terima kasih kepada PT Rekind yang telah memberikan kesempatan untuk mengerjakan perbaikan Jembatan penghubung Desa Bandungrejo ke Ngasem.
“Terimakasih kami sebagai kontraktor lokal telah diberikan kepercayaan memperbaiki jembatan ini. Semoga berjalan lancar sesuai harapan,” imbuhnya.
Terpisah Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin, mengatakan, perbaikan Jembatan Ngadiluwih dilakukan setelah sebelumnya diajukan design perbaikannya ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bojonegoro, dan sudah disetujui per tanggal 18 Desember 2019.
Target perbaikan ini akan diselesaikan tanggal 31 Desember 2019, dan siap digunakan lagi tanggal 15 Januari 2020.
“Dengan akan ditambahkan additive accelarator untuk mempercepat curing time dan kekuatan dari Beton,” tandas pria ramah ini.(sam)