SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Produksi sumur milik Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu hingga pertengahan Desember 2019 sudah mencapai 90 persen lebih.
Keberadaan sumur milik Pertamina EP Asset 4 Cepu Field ini berada di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Provinsi Jatim dan Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Diantaranya Distrik Kawengan, Distrik Nglobo, dan Distrik Tapen.
“Total produksi sekarang untuk minyaknya sebesar 2.178 Barel per hari (BPH) dan gasnya 69.32 Mmscfd,” kata Public and Relations Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Angga Aria, Kamis (26/12/2019).
Walaupun begitu tiap sumur mempunyai karakter berbeda-beda. Dan rata-rata merupakan penambangan tradisional atau biasa disebut sumur tua. Termasuk, sekarang ini yang paling produktif ada di Tapen, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Dari data yang didapat, Distrik Tapen di Kabupaten Tuban setiap sumur menghasilkan minyak 200 BPH, sementara Distrik Nglobo dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Blora Patra Energi (BPE) dengan produksi rata-rata 155 BPH, dan Distrik Kawengan dikelola oleh BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) rata-rata 300 BPH.Â
“Kita terus meningkatkan produksi dengam cara walk over atau perawatan sumur,” pungkasnya. (Rien)