SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), merilis cadangan minyak sekarang ini sebesar 823 juta barel.
President ExxonMobil Indonesia, Louise McKenzie, mengatakan, pada 30 November 2019, produksi kumulatif dari lapangan Banyu Urip yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencapai 357 juta barel minyak.
Dengan capaian ini, berarti EMCL telah memenuhi komitmen cadangan terproduksikan dari Plan of Development (PoD) awal, dalam waktu kurang dari setengah periode Kontrak Kerja Sama.
“Capaian ini telah mengakselerasi pendapatan untuk Pemerintah Indonesia dan para mitra Blok Cepu,” katanya melalui juru bicara dan humas EMCL, Rexy Mawardijaya, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (27/12/2019).
Keberhasilan ini berkat kemitraan yang kuat antara Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), EMCL, dan para mitra Blok Cepu-Pertamina EP Cepu dan Badan Kerja Sama Participating Interest/PI Blok Cepu.
Pihaknya juga berterima kasih atas dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah serta masyarakat sekitar kepada operasi Banyu Urip.
Lebih jauh lagi, sebagai hasil dari kajian teknis yang berkelanjutan, telah merevisi jumlah cadangan Banyu Urip hingga 450 juta barel minyak pada saat pendanaan penuh (full funding), dan baru-baru ini telah meningkat lagi hingga 823 juta barel minyak.
“Ini berarti kami berharap untuk memenuhi lebih dari dua kali lipat komitmen volume PoD awal ini merupakan hasil yang hebat dari semua pemangku kepentingan,” tukasnya.
Capaian ini merupakan bukti keunggulan kinerja EMCL dalam segi keselamatan dan keandalan operasi, kajian teknis yang mendalam, manajemen reservoir yang baik, serta efisiensi biaya.
Sementara, berdasarkan data SKK Migas, pada tahun 2019, lifting minyak Blok Cepu ditargetkan sebesar 216 ribu barel per hari (bph). Sampai akhir September lalu, realisasi lifting minyak Blok Cepu tercatat telah melampaui target, yakni sebesar 216.011 ribu bph.
Produksi minyak Blok Cepu ini naik dibandingkan realisasi sampai akhir tahun lalu sebesar 209 ribu bph. (rien)Â