Area Bandara Ngloram Dipagar, Petani Butuh Akses Jalan

Area Bandara Ngloram Dipagar

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Petani Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membutuhkan akses ke lahan perswahannya. Sebab area Bandara Ngloram yang selama ini menjadi akses mereka telah ditutup pagar.

“Untuk semantara motor bisa ditinggal di selatan pagar. Hanya orangnya yang bisa masuk area bandara untuk ke sawah. Ini yang dari arah selatan, Dusun Puthuk,” kata petani setempat, Harminto kepada suarabanyuurip.com, Minggu (29/12/2019) kemarin.

Jika naik motor, kata dia, petani harus memutar dengan jarak leih jauh yakni sekira 3 km untuk sampai ke sawah mereka.

“Kalau naik kendaraan lewatnya Dukuh Ngliggo,” ucapnya.

Proyek revitalisasi Bandara Ngloram hampir rampun. Namun belum memberikan solusi bagi petani untuk memperoleh akses menuju lahan perswahan mereka.

Pemerintah Desa Ngloram telah menyampaikan keluhan petani kepada pihak bandara maupun Pemkan Blora.

“Tapi belum ada jawaban jawaban pasti,” sambung Kepala Desa Ngloram, Diro Beny Susanto.

Pihaknya mengaku sudah mengusulkan agar ada jalan jalan alternatif menuju ke sawah warga. 

Baca Juga :   Wabup Nurul Azizah Tinjau Pemasangan Portal Jembatan Terusan Bojonegoro-Blora

“Saya mintanya di sepanjang pinggir pagar ada akses jalan,” jelasnya.

Ketua Satuan Pelaksana Bandara Ngloram, Abdul Rozzaq belum memberikan kepastian terkait jalan menuju lahan pertanian warga. 

“Untuk jalan akses warga nanti kami koordinasikan degan pemerintah daerah,” katanya.

Sekarang ini pekerjaan masih konsentrasi pada penyelesaian revitalisasi Bandara Ngloram yang hampir 100%. Namun, terdapat kendala yang memaksa pekerjaan belum sepenuhnya selesai.

“Semuanya sudah selesai, tinggal pekerjaan saluran. Kami terkendala degan cuaca dan saat ini sedang dikejar progresnya,” pungkas Rozzaq.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *