SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field mengungkapkan, produksi minyak tahun 2020 ditarget sebesar 9200 Barel Per Hari (BPH) dan Gas sebesar 12 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day/Juta Standar Kaki Kubik per Hari).
“Kami terus berupaya untuk meningkatkan produksi minyak di Lapangan Sukowati termasuk dengan adanya sumur injeksi i300,” kata General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperiyanto, beberapa waktu lalu saat di Bojonegoro.
Menurutnya, besaran gas 12 MMSCFD masih bisa dikelola jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun, jika itu dilakukan harus secara bisnis to bisnis.
“Kalau memang berniat ya bisa saja, kami sedang menunggu kabar selanjutnya karena sistemnya nanti be to be,” lanjutnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bagian Perekonomian Bojonegoro, Dharmawan, mengaku, tidak mengetahui rencana pengelolaan gas flare di Bojonegoro.
“Tidak tahu,” ujarnya singkat.(rien)