Pilkades Migas Sukowati 2020: Sambiroto Tetapkan 3 Cakades

19470

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar rapat terbuka penetapan calon kepala desa dan pengundian nomor urut di Balai Desa setempat, Kamis (6/2/2020).  

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Kapas, Setyo Boedi, mengatakan, panitia pilkades Desa Sambiroto, telah menjalankan beberapa tahapan pelaksanaan Pilkades Serentak gelombang III tahun 2020 mulai dari penjaringan bakal calon (balon) kades sampai pada seleksi administrasi. 

“Alhamdulilah, di Desa Sambiroto sampai pada pemilihan nomor urut berjalan aman dan damai,” ujarnya. 

Ada 3 Cakades di ring satu Lapangan Minyak Sukowati – Desa Sambiroto- yang sudah mendapatkan nomor urut pada Pilkade 19 Pebruari mendatang. Yakni Sugianto dengan nomor urut 1, Sutikno nomor urut 2, dan Gunawan Wibisono dengan nomor urut 3. 

“Ini tadi kok ya kebetulan, dari pendaftaran urutannya sama sampai nomor pendaftaran sama juga,” ujarnya.  

Kepala Desa Sambiroto, Sujono, berharap, dalam pelaksanaan Pilkades kali ini tidak ada konflik internal di masyarakat. Selain pihaknya memberikan sosialiasi tentang managemen konflik yang sering dibuat oleh oknum tidak bertanggung jawab, juga mengajarkan agar masyarakat lebih cerdas meski beda pilihan. 

Baca Juga :   DPRD Ajukan Permohonan Pelantikan Djoko Arief

“Jangan terpancing provokasi orang-orang yang tidak bertanggung-jawab,” tandasnya. 

Kepala Desa dua periode ini mengaku, ada beberapa program yang sampai saat ini belum bisa diselesaikan sepenuhnya selama masa kepemimpinannya. 

“Apalagi, program CSR dari Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field sekarang sangat terbatas. Maka, kepala desa selanjutnya harus pintar-pintar memanfaatkan anggran demi pembangunan dan kemajuan desa,” pesannya. 

Dikatakan, Pendapatan Asli Desa (PAD) di Desa Sambiroto sangat kecil. Meskipun masuk wilayah ring 1 Lapangan Sukowati. 

Data yang di dapat suarabanyuurip, pendapatan desa tahun 2020 adalah sebesar Rp2,9 Miliar berasal dari Dana Desa sebesar Rp789 juta, Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp1,3 miliar, PAD Rp246 juta, BHP Rp37 juta, Bantuan Keuangan Rp375 juta, Bosda/DAK Rp164 juta dan pendapatan lain-lain yang sah Rp9 juta.(rien)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *