Petani Migas Kedung Keris Gelar Tradisi Pleretan Sambut Kehamilan Padi

19490

SuaraBanyuurip.com – Citrapati

Bojonegoro -  Petani Dusun Kedung Keris, Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, menggelar ‘pleretan’, Minggu (9/2/2020). Tradisi pleretan adalah bentuk mengucapkan rasa syukur atas kehamilan padi.

Para petani ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, itu berkumpul sambil membawa jajan pleret dan makanan lainnya di Balai Dusun Kedung Keris untuk menggelar  doa bersama.

Pleret  merupakan sejenis panganan tradisional yang terbuat dari bahan dasar ketan dan diolah menjadi berbagai bentuk serta warna.

Kepala Desa Ngujo, Ahmad Zainudin menjelaskan tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun dan merupakan peninggalan nenek moyang warga Kedung Keris.

“Selain melestarikan tradisi, pleretan ini sebagai ungkapan rasa syukur atas  kehamilan padi yang sudah ditanam petani,” tuturnya.

Petani berharap melalui tradisi Pleretan ini hasil panen mereka nanti bisa melimpah.

“Selain itu para petani juga berdoa supaya tanaman padinya terhindar dari segala jenis hama,” tambah Ahmad Zainudin.

Sementara itu syukuran pleretan  dipimpin oleh pemuka agama setempat. Usai  dibacakan do’a warga yang ikut hadir dalam acara ini memakan secukupnya panganan pleret yang dibawanya.  

Baca Juga :   Wisata di Bojonegoro Mulai Diserbu Pengunjung

Mereka meyakini syukuran pleretan ini akan membawa berkah tersendiri dan menjadikan hasil panen padinya melimpah.(citra)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *