SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemasangan jaringan gas (Jargas) oleh Pertamina Gas (Pertagas) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih dalam tahap evaluasi perencanaan.
“Bulan depan akan dibahas lagi,” kata Kasubag ESDM dan Lingkungan Hidup Bagian Bagian Simber Daya Alam (SDA) Bojonegoro, Dadang Aris kepada suarabanyuurip.com, Kamis (27/2/2020).
Diungkapkan, dari survei yang dilakukan sebelumnya ada beberapa aset desa yang akan digunakan untuk infrastruktur pipa gas. Namun, ada wacana akan dialihkan di aset milik Pertagas sendiri.
“Lebih jelasnya bulan depan, apakah menggunakan aset desa atau milik Pertagas sendiri,” ucapnya.
Aris, sapaan akrabnya, menyampaikan tahapan pendirian Jargas membutuhkan waktu cukup panjang. Terutama perizianan atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
“Ya IMB nya juga harus selesai sebelum dibangun,” tandasnya.
Kedepan, masyarakat Bojonegoro baik di Kecamatan Bojonegoro, Ngasem, dan Gayam, akan menikmati manfaat Jargas dan tidak perlu menggunakan gas LPG 3 Kg.
“Sasarannya nanti untuk 10.000 saluran rumah tangga tidak mampu,” pungkasnya.(rien)