SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus melakukan pengecekan dan pemeriksaan Novel Coronavirus (COVID-2019) atau biasa disebut virus Corona, termasuk di Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang ada di Bojonegoro.
Pengecekan dan pemeriksaan akan dilakukan oleh tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro untuk mengantisipasi secara langsung ada tidaknya sebaran virus corona di Bojonegoro.
“Untuk pemeriksaan di Lapangan Migas masuk rencana selanjutnya, namun secara spesifiknya dimana belum bisa kami sebutkan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat, Dinkes Kabupaten Bojonegoro, dr Fitri Munira Pitaloka, Selasa (3/3/2020).
Saat ini, lokasi industri migas yang ada di Bojonegoro adalah Lapangan Banyu Urip, Lapangan Kedung Keris, Blok Cepu yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Lapangan Sukowati oleh Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, dan Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) oleh Pertamina EP Cepu (PEPC).
“Pemeriksaan ini langkah antisipasi pencegahan Virus Corona,” tandasnya.
Selama ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kodim 0813, Polres Bojonegoro, dan Imigrasi dalam melaksanakan pemeriksaan Virus Corona.
Terpisah, Pasi Intel Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Suko Maulono, mengungkapkan, Kodim 0813 siap mendampingi Pemkab Bojonegoro dalam rangka pencegahan penyakit yang berasal dari Wuhan, China.
“Termasuk pada pengawasan orang asing atau tenaga kerja asing di industri migas,” tandasnya.(rien)