TNI Siapkan RS Pulau Galang untuk Corona

19712

SuaraBanyuurip.comTeguh Budi Utomo 

Jakarta – TNI menyiapkan rumah sakit (RS) di Pulau Galang untuk menangani pasien khusus terjangkit virus Covid-19 (Corona). Sebanyak 1.000 unit tempat tidur disiapkan untuk perawatan warga yang terjangkit virus dari luar negeri tersebut.

RS di Kepulauan Riau tersebut sebelumnya dipakai merawat pengungsi Vietnam. Kini kondisinya te;ah disiapkan secara matang oleh jajaran medis TNI.

“Sesuai instruksi Panglima TNI tentang rencana optimalisasi RS di Pulau Galang, kamis udah menyiapkannya,” ujar Wakil Kepala Pusat Kesehatan TNI, Marsekal Pertama dr. Didik Kestito pada Rapat Koordinasi penanganan COVID-19 di Kantor Staf Presiden (KSP), Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Jakarta.

Dari 1. 000 tempat tidur yang disiapkan, sebanyakn 900 kasur terdapat di ruang perawatan observasi biasa untuk digunakan pasien dengan kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan). Sementara, 80 tempat tidur ditempatkan di ruang observasi bertekanan negatif untuk pasien PDP (Pasien Dalam Pengawasan).  Sisanya 20 tempat tidur untuk ruang gawat darurat atau ICU (Intensive Care Unit).

Rakor dipimpin Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI seperti Kepala Pusat Kesehatan TNI AD Mayjen dr. Tugas Ratmono, Perwakilan Puskes TNI AL dan Puskes TNI AU. Hadir dalam Rakor Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta dr. Widyastuti, Staf Khusus Panglima TNI Bidang Kesehatan Mayjen Purn dr. Ben Yura Rimba dan perwakilan dari Pusdokes Polri.

Baca Juga :   Diduga Korsleting Listrik, Empat Rumah di Bojonegoro Terbakar

Plt Deputi V KSP Bidang Politik, Hukum, Keamanan dan HAM, Jaleswari Pramodawardhani, menyatakan rakor dilakukan untuk mengukur kesiapan jajaran TNI dan Polri untuk menghadapi wabah Covid-19. “Korban yang terinfeksi sudah ada enam orang, kira-kira apa kesiapan dan yang  akan kita lakukan  kedepan,  dalam mengantisipasi skenario terburuk ,” kata Jaleswari.

Kepala Staf Kepresidenan RI Dr. Moeldoko menyatakan, pentingnya melakukan introspeksi atas berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menghadapi, dan mengantisipasi penyebaran virus corona COVID-19.

“Apa yang kita lakukan belum mencerminkan suasana menghadapi kondisi yang masif. Kita dilahirkan untuk melihat situasi yang terburuk. Secara jujur kita perlu menginventarisasi kekuatan,” paparnya.

Dia menegaskan, perlu dilakukan inventarisasi berbagai potensi yang bisa digerakkan. Selain itu juga harus secara jujur mengakui kelemahan yang dimiliki.

“Kita juga perlu membuat proyeksi penyebaran kasus COVID-19. Dengan begitu, kita bisa membuat prioritas-prioritas yang harus dilakukan ,” tegas Moeldoko.

Pusat Kesehatan TNI menyiapkan sejumlah rumah sakit yang bisa menjadi Rumah Sakit Rujukan Utama dan  Rumah Sakit Rujukan Pendukung.  Angkatan Darat menyiapkan dua rumah sakit rujukan utama yaitu, RSPAD Gatot Subroto dan RS dr Soepraoen di Malang Jatim.

Baca Juga :   Tak ada Perda Tambang Liar Menjamur

Sedangkan,  RS rujukan pendukung terdiri dari 20 rumah sakit. Sementara Angkatan Laut menyiapkan RSAL dr. Ramelan Surabaya sebagai RS rujukan utama, dan 10 Rumah Sakit Rujukan pendukung. Angkatan Udara menyiapkan RS dr M Salamun di Bandung Jawa Barat sebagai rumah sakit rujukan utama, dan delapan rumah sakit rujukan pendukung.

Sedangkan Kapuskes TNI AD Mayjen dr Tugas Ratmono mengatakan, pihaknya memiliki 15 KESDAM dan sekitar 90 RS serta 13 RS tingkat  2 yang terdiri dari 1140 tempat tidur pasien. “Kami sudah perintahkan semua RS untuk menggelar POSKO Siaga COVID-19. Sejak Januari kami sudah meminta laporan periodik sampai saat ini. Kecuali RSPAD belum mendapatkan pasien yang diketahui positif COVID-19. Info to dari RSPAD, beberapa pengunjung juga menanyakan soal COVID test,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 dr. Ahmad Yurianto menyatakan hingga sore tadi sudah 19 orang di Indonesia yang terpapar virus. Dua diantaranya adalah warga negara asing. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *