SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Desa Campurejo (Pemdes), Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, membentuk gugus tugas desa dengan mengerahkan semua tenaga baik dari Kepala Desa, Perangkat Desa, dan anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD).
Pembentukan gugus tugas yang dilakukan pemdes ring 1 lapangan migas Sukowati ini untuk menghadapi penyebaran Virus Corona (Corvid-19).
“Kami bergotong royong memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya menjaga kesehatan guna mencegah Corvid-19,” kata Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, Rabu (25/3/2020).
Dia mengatakan, warga desa sekitar pengeboran migas Lapangan Sukowati diajari juga untuk mandiri menggunakan hand sanitizer, sering cuci tangan, dan menggunakan disinfektan saat di rumah.
“Selain itu, kami akan mengalokasikan anggaran dari APBDes tahun ini sebesar Rp1 Miliar lebih. Berapapun yang dibutuhkan untuk penanganan virus Corvid-19,” tandasnya.
Menurut Kades dua Periode ini, semua warga yang datang dari luar kota wajib untuk melapor sehingga bisa dilakukan pemeriksaan dini seperti pengecekan suhu. Semua itu dilakukan mandiri tanpa bantuan dari perusahaan migas, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field.
“Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) kita masih mampu untuk itu,” tandasnya.
Sementara pencegahan disekitar Pad A, kata Edi, merupakan kewenangan perusahaan dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Yang ditangani pihaknya sekarang ini, masih dalam lingkup desa.
“Kita berdoa semua, semoga Virus Covid-19 tidak menjangkiti warga Bojonegoro,” pungkasnya.(rien)