Forpimda Tuban Lakukan Penyemprotan Disinfektan

19851

SuaraBanyuurip.comTeguh Budi Utomo

Tuban  – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Tuban, Jawa Timur bersama-sama melakukan penyemprotan disinfektan untuk menghalau sebaran Covid-19 yang akrab dikenal dengan Virus Corona. Penyemprotan dilakukan di tempat-tempat fasilitas umum, jalan protokol di wilayah kota Tuban, dan dilanjutkan ke 20 wilayah kecamatan di daerah setempat.

Sedangkan kawasan yang disemprot adalah Jalan Kartini, Sunan Bonang, Panglima Sudirman, Gubernur Suryo, Veteran, Basuki Rahmat, dan Jalan Sunan Kalijaga. Sedangkan fasilitas umum di kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

Program untuk mencegah penyebaran virus yang awalnya ditemukan di negeri China itu, melibatkan BPBD, Polres Tuban, Tagana, Dinas PRKP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban. Kegiatan di penghujung bulan Maret ini juga melibatkan stake hoklder swasta dan BUMN yang beroperasi di Tuban.

“Penyemprotan disinfektan sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban,” kata Bupati Tuban H Fathul Huda saat memberangkatkan tim penyemprotan di pelataran Kantor Bupati Tuban, Selasa (31/3/2020).

Baca Juga :   Perda KTR Bojonegoro Disahkan, Bupati Setyo Wahono: Anak-anak dan Ibu Hamil Berhak Hirup Udara Bersih

Bupati dua periode kelahiran Montong ini menambahkan, selain dilakukan di pusat kota, penyemprotan juga dilakukan dilakukan di tingkat kecamatan, dan desa secara periodik. Sekaligus sebagai upaya stimulan bagi masyarakat untuk memperhatikan lingkungan masing-masing.

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang akrab disapa Pak Huda itu, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Tuban yang tetap tenang, dan tidak panik menghadapi Covid-19. Hal tersebut terbukti dengan tidak ada laporan terjadi penimbunan bahan makanan atau alat medis.

Meski demikian, Bupati menyayangkan masih terdapat masyarakat belum mematuhi imbauan Pemkab Tuban terkait physical distancing atau jaga jarak. Beberapa warga tampak masih berkumpul di warung atau membuat kerumunan. Tindakan tersebut akan meningkatkan kontak yang seharusnya dihindari pada masa pandemi seperti ini.

“Bersikap tenang dan peduli lingkungan, harus diimbangi dengan mentaati aturan,” tegas Bupati Huda yang kala itu didampingi Wabup H Noor Nahar Hussein dan jajaran Forpimda Tuban.

Sedangkan Wabup Noor Nahar menyampaikan, Pemkab Tuban telah melakukan refocusing anggaran, dan menyiapkan dana awal hingga Rp15 miliar untuk penanganan Covid-19. Total anggaran yang disiapkan dapat berubah, dan meningkat menyesuaikan kondisi yang ada. Saat ini baru terpakai Rp1,5 miliar.

Baca Juga :   Pengabdian Perawat 25 Tahun, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni Raih Penghargaan

Pendanaan tersebut berasal dari berbagai sumber sesuai skema keuangan, dan regulasi yang berlaku. Semuanya untuk mencukupi berbagai kebutuhan dalam penanganan virus Corona.

Wabup Tuban dua periode ini mengingatkan, agar masyarakat berhati-hati dalam mengakses informasi. Informasi yang dikumpulkan harus bersumber dari media yang valid dan menyeluruh. Tujuannya, agar tidak menimbulkan keresahan dan menekan penyebaran berita tidak benar. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *