SuaraBanyuurip.com – Teguh Budi Utomo
Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, H Fathul Huda, meminta agar warganya tetap tenang tak perlu panik menghadapi wabah virus Corona. Pemkab Tuban telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menanggulangi bencana nasional tersebut.
“Masalah ini harus disikapi dengan langkah nyata, dan pendekatan diri kepada Allah. Kita tidak boleh panik, mari kita hadapi dengan ketenangan dan kesabaran,†kata Bupati Huda sebagaimana dilansir situs resmi Pemkab Tuban, tubankab.go.id.
Orang nomor wahid di Bumi Wali ini menyarankan, warga masyarakat tidak boleh cuek dengan wabah Corona karena sudah menjadi bencana Nasional. Pemkab telah mengambil langkah-langkah strategis, agar masyarakat selamat dari wabah dari Covid-19 tersebut.
Sedangkan tindakan nyata yang harus dilakukan, pertama; mengikuti langkah dan saran dari Dinas Kesehatan. Diantaranya, bagaimana bergaul dengan sesama, kalau ketemu kita tidak boleh bersalaman sehingga tidak terjadi persentuhan fisik. Kalau batuk mulut kita harus ditutup.
“Kalau ada yang sakit di lingkungan Pemkab Tuban saya minta untuk tidak masuk kerja,†kata Bupati Tuban dua periode ini.
Selain itu, alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya ini meminta, agar warga untuk membangun lingkungan yang bersih. Tempat-tempat umum harus disterilkan.
Pejabat yang masih gemar berceramah agama di desa-desa ini menegaskan, warga harus tetap tenang, karena kalau panik ketahanan tubuh akan menurun. Padahal kalau kena Corona hanya ketahanan tubuh yang bisa mengobatinya.
Langkah yang kedua, tambah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini, masyarakat harus mendekatkan diri kepada Tuhan, dan berdoa meminta pertolongan kepada Allah. Bacalah; Bismillahilladzi Laayadhurru Ma’asmihii Syaiun Filardhi Walla Fiissamaai wahuwassamii‘ul ‘aliim.
“Kalau kita baca itu tiga kali setiap pagi hari, maka hari itu kita akan selamat, tidak akan kena penyakit-penyakit seperti virus Corona ini,†katanya, “Kalau kita baca di sore hari, malamnya kita akan selamat dari penyakit-penyakit,†pungkas Bupati Huda. (tbu)