SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Turut aktif dalam kegiatan pengendalian penyebaran Coronavirus atau COVID-19, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) kembali memberikan tambahan bantuan pencegahan penyebaran virus Covid-19 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur.
Setelah sebelumnya memberikan paket perlengkapan untuk cuci tangan, berupa wadah air dan sabun cuci tangan ke lokasi sekitar wilayah operasi. Atara lain di seputar Kecamatan Kalitidu, Gayam, Purwosari, Ngasem dan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Usaha pengendalian penyebaran COVID-19 lainnya yang telah dilakukan oleh operator Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) ini antara lain dengan memberikan 100 rapid test, 2 Paket Alat Pelindung Diri (APD) Hazmat beserta perlengkapan seperti safety shoes, safety goggles dan cartridge facepiece, safety eyewear yang telah diserahkan kepada Komandan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah.
Pada Kamis, 2 April 2020 kemarin, PEPC kembali memberikan bantuan tambahan antara lain, tambahan 100 rapid test, 1000 unit surgical masks atau masker bedah dan 8 Thermo Scanner atau alat pengukur suhu yang diterima langsung oleh Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bojonegoro.
Sementara hari ini Jumat, tanggal 3 April 2020 dilakukan serah terima APD 100 Hazmat ke Dinas Kesehatan Bojonegoro. Barang-barang kesehatan seperti contohnya Rapid Test, Surgical Masks dan juga Thermo Scanner saat ini menjadi barang yang sangat dicari, menjadi langka dan mahal harganya karena digunakan untuk mengetahui apakah seseorang terjangkit virus corona.Â
Pemkab Bojonegoro melalui dr. Whenny Dyah P, mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif PEPC dalam upaya mencegah menyebarnya COVID-19.
“Semoga dengan bantuan tambahan ini, upaya kita dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Bojonegoro menjadi lancar, dan membuktikan bahwa masyarakat Bojonegoro semuanya sehat,” ujar dr. Whenny.
Sementara Pjs. JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo, mengatakan, PEPC sendiri telah berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan Bojonegoro untuk memastikan sistem pencegahan penanganan COVID-19.
“Kami secara intensif melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19, dan semoga peralatan ini meringankan tanggung jawab Pemkab Bojonegoro dalam mencegah penyebaran virus. Bersama kita bisa,†kata Edy Purnomo, melalui pres rilis yang diterima Suarabanyuurip.com, Jumat 23 April 2020.(sam)