SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Keberadaan flagman (manusia bendera) proyek Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) dititik padat kendaraan cukup membantu kelancaran pengguna. Di perempatan dekat Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Purwosari di Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, misalnya.
Sebanyak tiga personel flagman yang disiagakan oleh Pertamina Drilling Service (PDSI) kontraktor Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk membantu mengatur kelancaran arus Lalu-lintas (Lalin) dititik tersebut disambut baik oleh masyarakat sekitar, maupun pengguna jalan baik roda empat maupun roda dua.
Sebab ketiga flagman itu tidak hanya menyeberangkan kendaraan proyek saja, namun juga membantu masyarakat ketika hendak melintas. Dimana titik tersebut merupakan jalur padat kendaraan, karena selain perlintasan kendaraan proyek JTB juga sebagai poros Kecamatan Purwosari-Ngambon.
“Tujuannya kan baik, jadi sangat mendukung adanya flagman ini. Karena dapat membantu pengguna menjadi nyaman dan aman saat melintas,” kata salah satu penggendara roda dua, Heriyanto, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (7/4/2020) saat menunggu giliran menyeberang.
Warga Tambakrejo ini mengaku, saat ini arus lalu lintas di titik tersebut kepadatan berkurang karena anak sekolah sedang diliburkan adanya wabah corona atau covid-19.
“Kalau nanti anak sekolah sudah masuk lagi, khususnya SMPN 2 Purwosari padatnya minta ampun. Jadi sangat tepat jika perusahaan JTB mulai sekarang menempatkan flagman di perempatan ini,” imbunya.
Sementara anggota flagman JTB, Rasno, mengaku, akan berupaya bekerja semaksimal mungkin baik untuk perusahaan maupun warga masyarakat sekitar.
“Saya syukuri saja pekerjaan ini, selain dapat upah dari perusahaan, Alhamdulillah juga dapat menolong masyarakat saat hendak melintas perempatan padat kendaraan ini,” ujar warga Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari.
“Iya benar, Dolokgede dua orang yang di rekrut jadi Flagman,” sambung Kepala Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Nunuk Sri Rahayu.
Di beritakan sebelumnya total ada 8 flagman yang ditugaskan di enem titik ramai kendaraan jalur proyek JTB sejak Rabu (01/04/2020). Mulai dari lokasi sumur Jambaran East di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, hingga sumur Jambaran Sentral di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Delapan personel Flagman tersebut berasal dari empat desa sekitar operasi. Yakni dari Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Desa Pelem, dan Kaliombo, Kecamatan Purwosari. Masing-masing desa direkrut dua personel flagman.(sam).