Pengolahan Gas CPP Gundih Dihentikan, Polisi Cari Penyebab Kebakaran

19938

SuaraBanyuurip.com – Ahmad  Sampurno 

Blora – Hingga sekarang ini, Central Processing Plant (CPP) Gundih yang dikelola Pertamina EP Asset 4 Field Cepu di Desa Sumber Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora Jawa Tengah, masih shutdown. 

Tim PT Pertamina EP bersama tim Puslabfor Polda Jawa Tengah dan tim dari Polres Blora, hari ini, Jumat (10/4/2020), melakukan pengecekan kondisi CPP Gundih di area Thermal Oxidizer Unit (TOX).  

“Kami bersama tim Puslabfor Polda Jawa Tengah sebagai fact finding support dan Polres Blora, melakukan pengecekan di area TOX untuk mencari tahu penyebab kejadian,” ujar Agus Amperianto, Asset 4 General Manager PT Pertamina EP. 

Tim Organisasi Penanganan Keadaan Darurat PT Pertamina EP Asset 4, juga melakukan pemeriksaan pada sarana operasi yang lain. Seperti Acid Gas Removal Unit (AGRU), Dehydration Unit (DHU), Gas Turbine Generator (GTG) dan fasilitas operasi lainnya, yang akan disiapkan untuk proses recovery pada kesempatan restart up TOX dan operasi CPP mendatang. 

“Aktifitas yang tidak kalah penting, adalah memastikan seluruh instrumentasi yang dikontrol dari Distributed Control System (DCS) sudah tidak ada yang false operation,” ujar pria ramah ini.

Baca Juga :   Pansus Dana Abadi Migas Tunggu Keputusan Gubernur

Namun demikian, kata dia, investigasi teknis dan secara lebih detil bersama SKK Migas dan Kementerian ESDM juga segera dilaksanakan.

“Setelah hasil resmi investigasi penyebab kejadian dari Kementerian ESDM dan SKK Migas keluar akan kami sampaikan kepada stakeholder,” jelas Agus.

Ditambahkan, kondisi di CPP Gundih saat ini masih Shutdown dan belum ada aktifitas pengolahan gas yang berlangsung.

“Kami berharap penyebab pastinya bisa segera diketahui dan bisa diperbaiki lebih cepat sehingga operasional Central Processing Plant Gundih ini bisa berjalan normal kembali,” pungkasnya.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *