Bojonegoro Perketat Penjagaan Wilayah Zona Merah

19986

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro- Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’awanah memerintahkan kepada gugus tugas kecamatan dan desa yang wilayahnya masuk zona merah untuk memperketat penjagaan.

Instruksi tersebut menyusul adanya empat kecamatan di Kabupaten Bojonegoro yang masuk zona merah karena terdapat warga positif corona atau Covid-19. Yakni Kecamatan Balen, Gondang, Trucuk dan Purwosari.  

Perketat penjagaan wilayah zona merah itu tertuang dalam instruksi bersama nomor B-222/M.5.16/Cp/04/2020 tertanggal 16 April 2020, yang ditandatangani oleh Bupati Anna Muawanah, Kapolres AKBP M Budi Hendrawan, Dandim 0813 Letkol Inf Bambang Hariyanto dan Kepala Kejari Sutikno. Ada enam poin penting yang ditekankan dalam instruksi tersebut. 

“Pintu masuk dan pintu keluar desa/kelurahan harus diatur dan dijaga oleh Linmas selama 24 jam,” kata Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah dalam poin pertama surat instruksi bersama.

Kedua, di lokasi fasilitas umum desa/kelurahan harus menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Ketiga orang yang akan masuk desa/kelurahan (zona merah) harus diperiksa sesuai protokol kesehatan penanganan covid-19 oleh petugas. Keempat Gugus Tugas desa/kelurahan harus berkomitmen menempatkan orang dalam risiko (ODR), orang dalam pemantauan (ODP) di tempat isolasi/shelter dan tidak boleh kontak dengan siapapun selama 14 jari.

Baca Juga :   Warga Bojonegoro Temukan Tumpukan Pakaian Dalam Wanita di Bekas Puskesmas Malo

Kelima Gugus tugas desa/kelurahan bersama perawat/bidan agar selalu memantau perkembangan warganya dan melaporkan ke Dinas Kesehatan selama 24 jam. Keenam Gugus Tugas desa/kelurahan harus memastikan bahwa semua warga harus menggunakan masker ketika berada atau berkegiatan di luar rumah.

Sementara itu, berdasarkan update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 16 April 2020 hingga pukul 18:00 WIB, jumlah ODP sebanyak 29 orang, penambahan ODP baru sebanyak 3 orang di Kecamatan Kepohbaru 1 orang dan Ngasem 2 orang.

Kemudian, ODP yang telah selesai dalam pemantauan dinyatakan sehat pada hari ini sebanyak 3 orang di Kecamatan Dander, Kapas dan Malo masing-masing 1 orang. ODP selesai pemantauan secara kumulatif sebanyak 103 orang, ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 132 orang.

Sedangkan status PDP pada hari ini adalah peningkatan kasus ODP menjadi PDP sebanyak 1 orang di Kecamatan Kepohbaru. Untuk status positif terkonfirmasi masih sebanyak 3 orang di wilayah Kecamatan Gondang, Purwosari dan Trucuk masing-masing sebanyak 1 orang.

“Status ODR sebanyak 32.605 orang dan OTG sebanyak 185 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin.

Baca Juga :   PT SJM Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako untuk Warga Perangi

Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat mematuhi dan melaksanakan protokol kesehehatan, imbauan dan instruksi pemerintah untuk mencegah penyebaran dan memutus mata rantai Covid-9. 

“Tetap di rumah, jaga jarak, sering cuci tangan, dan gunakan masker jika beraktifitas di luar rumah,” pesan Masirin.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *