SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Menjelang datangnya Bulan Ramadhan 2020, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta Dinas Perdagangan setempat menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk dapat melayani kebutuhan LPG bersubsidi 3 Kilogram (Kg) masyarakat di wilayah Bojonegoro agar tetap lancar dan tidak terjadi kelangkaan.
“Kami memprediksi selama bulan puasa hingga lebaran nanti, konsumsi LPG akan naik seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak masyarakat,” kata Anggota Komisi B, Lasuri, Kamis (16/4/2020).
Pihaknya meminta, agar Dinas Perdagangan Bojonegoro bersama dengan Pertamina bisa menjaga pelayanan kepada masyarakat selama bulan suci. Terlebih, kondisi mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 menjadi salah satu faktor yang ditengarai menjadi kendala pendistribusian LPG 3 Kg.
“Kami sudah mengecek langsung ke beberapa pangkalan dan SPBE untuk memastikan stok aman,” tukasnya.
Plt Dinas Perdagangan Bojonegoro, Sukaemi, menyampaikan, data yang ada stok LPG 3 Kg di Bojonegoro Tahun 2020Â rata-rata mencapai 10.000 tabung.
“Sementara stok non bersubsidi tidak terbatas, berapapun yang kita minta akan dikasih,” tandasnya.
Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR MOR V – Jatimbalinus, Rustam Aji, menyatakan, sememenk ditetapkan status Corona Virus Disease (COVID-19) menjadi Pandemi oleh World Health Organization (WHO) yang diikuti pemerintah setempat dalam mengambil kebijakan bekerja dari rumah.
“Meski demikian, kita menjalankan proses bisnis dalam memenuhi kebutuhan energi untuk masyarakat serta memastikan stok BBM dan LPG selalu aman,” pungkasnya.(rien)