8.000 Orang Zona Merah Bakal Masuk Tuban

19991

SuaraBanyuurip.comTeguh Budi Utomo

Tuban – Sedikitnya 8.000 orang dari daerah zona merah Covid-19 bakal memasuki wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Mereka datang dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, Surabaya, dan kota besar lain di tanah air. 

Angka tersebut merupakan hasil tracing (pelacakan) dan pendataan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban per Senin (13/4/2020). Update data warga yang nanti disebut pemudik saat lebaran bulan Mei mendatang bisa berubah. 

Kondisi Tuban hingga kini masih berstatus zona merah setelah tiga orang, satu diantaranya meninggal, dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban per hari Kamis (16/4/2020) pukul 19.00 WIB merilis, terdapat 488 Orang Dalam pemantauan (ODP) dengan 266 jiwa selesai dipantau, 13 orang Pasien Dalam Perawatan (PDP) tujuh diantaranya dinyatakan negatif Covid-19. 

Data dari Posko Gugus Tugas Covid-19 Tuban di Jalan Veteran, Tuban menyebut, ribuan orang tersebut merupakan warga kelahiran Tuban yang berdomisili di luar daerah. Di samping selama ini bekerja di luar daerah, diantaranya melanjutkan pendidikan. 

“Jumlah dari hasil tracing dan pendataan Dinkes Tuban itu, termasuk warga yang selama ini pulang pergi dari luar daerah karena kerja musiman,” kata Ketua Posko Gugus Tugas Covid-19 Tuban, Joko Sarwono, usai poskonya menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APK) dari Anggota Fraksi PKB DPR RI dari Dapil 9, Ratna Juwita Sari, Jumat (17/4/2020). 

Baca Juga :   RPS Apresiasi Kunjungan Jurnalistik Polsek Rengel

Meski ribuan orang bakal berdatangan di saat virus Corona, tambah Asisten Pemerintahan Sekda Tuban itu, Pemkab telah melakukan langkah antisipasi. Diantaranya, menyiapkan  tempat isolasi di 311 desa dan 17 kelurahan yang tersebar di 20 wilayah kecamatan, hingga membentuk Gugus Tugas Covid-19 hingga tingkat RT. 

Setiap tempat isolasi mampu menampung 10 orang pemudik, atau orang yang datang dari luar daerah. Mereka yang bertatus ODP itu wajib diisolasi selama 14 hari, jika ada tanda-tanda sakit bisa dilarikan ke Puskesmas, klinik kesehatan yang telah ditunjuk Pemkab, atau rumah sakit. 

Jika fasiltas isolasi melebihi batas maksimal 10 orang, ujar mantan Camat Semanding itu, warga yang datang dari luar daerah wajib isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka dipantau tim Gugus Tugas yang telah terbentuk hingga RT di seluruh desa di Tuban. 

Di tempat sama Sekretaris Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid-19 Tuban, Dr Budi Wiyana, menyatakan, Pemkab sejatinya telah melakukan langkah cepat dan strategis dalam menangani persebaran Covid-19. Termasuk melakukan antisipasi dari kedatangan pemudik dari luar daerah. 

Untuk kepentingan tempat isolasi pendatang di wilayah desa dan kelurahan, ungkap Sekretaris Daerah Tuban itu, Pemkab telah menyiapkan 4.000 unit bet (tempat tidur), dan perangkat lain yang bakal dibagikan ke seluruh tempat isolasi warga di setiap desa dan kelurahan.  Semuanya sesuai standar fasilitas isolasi yang ditetapkan pemerintah. 

Baca Juga :   Sempat Ditunda, Pemberlakuan Tarif Baru Parkir Berlaku Januari 2022

Dr Budi yang kala itu didampingi Ketua DPRD Miyadi, Kadinkes dr Bambang Priyo Utomo, dan Dirut RSUD dr R Koesma Tuban dr Saeful Hadi menambahkan, berbagai langkah telah dilakukan Pemkab bersama Gugus Tugas. Diantaranya melakukan sosialisasi agar warga mentaati anjuran pemerintah untuk menjaga jarak (physical distanching), menggunakan masker saat keluar rumah, hingga menghindari kerumunan orang. 

“Kita sarankan agar warga Tuban yang berada di luar daerah menahan diri, untuk tidak pulang dulu sampai kondisi persebaran Covid-19 mereda,” kata Budi Wiyana. 

Sementara itu, usai menyerahkan bantuan APK ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Tuban, Ratna Juwita Sari  mengatakan, bantuan APK dari FKB DPR RI tersebut ia harapkan bisa membantu percepatan penanganan Covid-19. “Kami berupaya untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” kata Ratna Juwita. 

Dia katakana, bantuannya berupa 350 unit baju hazmat, dan 500 unit masker kesehatan. Selain itu pihaknya juga telah membagikan 7.000 unit masker kain kepada warga Tuban. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *