DAK Dibatalkan, Wabup Blora Bersama Warga Gotong-royong Perbaiki Jalan

20013

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pandemi corona atau Covid-19 mengakibatkan pemerintah pusat melakukan pergeseran anggaran untuk memprioritaskan penanganan virus dari Wuhan, China. Salah satunya dana alokasi khusus (DAK) untuk daerah-daerah.

Dampaknya, pembangunan di daerah yang sebelumnya sudah dianggarkan melalui DAK terpaksa dibatalkan. Seperti kerusakan jalan Kunduran – Doplang yang belum tertangani oleh Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

“Sebenarnya kerusakan jalan yang masih tersisa ini sudah dianggarkan dalam DAK Tahun 2020. Karena seluruh anggaran DAK 2020 dibatalkan oleh Pemerintah Pusat dialihkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19, maka pelaksanaan perbaikannya terpaksa ditunda. Semoga kedepan bisa segera dianggarkan kembali, kita kawal bersama,” ujar Wakil Bupati Blora, Arif Rohman.

Agar kerusakan jalan tertangani, Wabup mengajak elemen masyarakat untuk memperbaiki secara gotong-royong. Perbaikan dilakukan mulai Kunduran hingga Desa Ngilen, Minggu (19/4/2020) kemarin. 

Melibatkan masyarakat, pengusaha, Camat, Kapolsek, Danramil, para Kades, hingga anggota dewan dan Wakil Bupati Blora. Mereka bahu membahu meratakan lubang jalan dengan pengurukan batu grosok. 

Wabup Arif Rohman terjun langsung ikut menguruk lubang jalan. Semangat gotong royong begitu kentara. Tidak ada sekat diantara mereka. 

Baca Juga :   PT BBS Baru Serahkan SK The Resident

Tampak pula Anggota DPRD Jawa Tengah, Padmasari Mestikajati, Anggota DPRD Kabupaten Blora diantaranya Gus Labib (PKB ), Siswanto (Golkar), Munawar (PKB), Mutohar (Golkar), Mustopa (PKB), Suyono (Perindo), dan Eko Adi Nugroho (PDIP), Komunitas Perantau Blora, dan komunitas Arek Jalan Doplang (Arjado), bersama-sama memperbaiki jalan rusak.

Sebuah alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora didatangkan agar bisa meratakan material batu grosok.

“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat dan seluruh pemuda yang terlibat dalam gerakan ini. Semoga kerusakan jalan yang ada bisa tertangani sementara dengan urugan grosok ini,” ucap wabup.

Selain terlibat dalam gotong royong memperbaiki jalan, Arif sapaan akrabnya, juga melakukan sosialisasi pencegahan persebaran virus Corona atau Covid-19 kepada masyarakat setempat. Sembari membagikan masker secara gratis.

Sementara itu, Padmasari Mestikajati, salah satu anggota DPRD Jawa Tengah dari Dapil Blora, yang ikut hadir dalam kegiatan gotong royong ini, mengapresiasi kekompakan masyarakat Kunduran.

“Senang rasanya bisa ikut gotong royong bersama masyarakat. Kami dari DPRD Jawa Tengah akan ikut mengawal pembangunan di Kabupaten Blora, utamanya infrastruktur. Apa yang terjadi di daerah, akan kami usulkan ke tingkat provinsi,” ujarnya.

Baca Juga :   AJI Bojonegoro Kukuhkan Anggota Baru

Wanto, salah satu warga setempat merasa senang adanya gotong-royong pengurugan jalan rusak di ruas Kunduran – Doplang ini. Menurutnya kerusakan jalan ini memang sudah parah, sehingga butuh perbaikan.

“Apalagi dikerjakan secara bersama-sama. Ada Pak Arief Rohman, dan para anggota dewan lainnya. Semoga bisa segera dibangun permanen,” harapnya.

Data yang diperoleh dari DPUPR Kabupaten Blora, perbaikan atau peningkatan jalan Kunduran-Doplang dilakukan secara bertahap dengan rigid beton mulai 2017 di utara Puskesmas Sonokidul dan selatan Desa Botoreco menuju hutan. Kemudian di tahun 2018 dibeton lagi mulai Jembatan Tempur ke selatan dan sebelum Desa Sonokidul.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *