SuaraBanyuurip.com – Teguh Budi Utomo
 Tuban – Sebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) hingga wilayah Kabupaten Tuban, Jatim membuat PC Fatayat setempat membatalkan perayaan Hari Lahir (Harlah) ke 70. Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) ini putar haluan dengan menggelar bakti sosial.
Mereka membagi 100 paket Sembako, dan 550 masker kepada masyarakat. Sasaran penerimanya para tukang becak, juru parkir, dan guru RA di wilayah Kecamatan Tuban.
Semula kegiatan yang bakal dihelat dalam Harlah Fatayat, diantaranya, Jalan Sehat Santri Jadul, Launching Program Griya Sakinah Tuban (GST), dan pemberian GST Award kepada pasangan nikah dengan katagori perkawinan Emas dan Perak yang bisa dibuat percontohkan masyarakat.
“Kita tidak ingin menyelenggarakan Harlah seperti tahun sebelumnya, sementara kondisi di tengah masyarakat seperti ini,†kata Ketua PC Fatayat NU Tuban, Hj Umi Kulsum, Rabu (22/04/2020).
Kegiatan lahiriah dalam bentuk kepedulian sosial, dan batin dengan berdoa meminta pada Allah SWT agar wabah cepat berakhir. Hal itu akan terus dilakukan, selain ihtiar memutus mata rantai penyebaran wabah Corona dengan mengikuti imbauan pemerintah.
“Khotmil quran serentak di ranting dan PAC Fatayat se Tuban akan dilaksanakan tanggal 24 April tepat lahirnya Fatayat, dengan dipandu langsung dari PW Fatayat Jatim,†tambah Kasi Penyelengara Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Tuban ini.
Sementara itu, Rasminto, salah satu juru parkir di kawasan Jln Basuki Rahmad mengaku, sangat berterimakasih telah diberi bantuan PC Fatayat Tuban. Ia tidak mengira kalau mendapat bagian, karena biasanya yang dapat bantuan adalah tukang becak.
“Kami mau minta malu, tapi ini dapat dari Fatayat NU, biasanya yang berebut bantuan para tukang becak dan masyarakat yang lewat, sementara juru parkir tetap bertugas,†kata Rasminto. (tbu)
Â