Bupati Anna Rencanakan Karya Bakti Skala Besar di Sekidang

20032

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sebanyak 25 warga Dusun Sekidang, Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, antusias menyambut rombongan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, yang akan membagikan sembilan bahan pokok (Sembako) pada Kamis (23/4/2020).

Nampak kursi ditata dengan jarak 1 meter sesuai protokol Covid-19 disalah satu rumah warga. Kegiatan yang dilakukan kali ini, untuk membantu kebutuhan di tengah Pandemi Covid-19.

“Kalau sembako, baru kali ini dikasih pemerintah. Kami sangat terbantu,” kata Kepala Desa Soko, Johan Harioko, disela-sela acara simbolis. 

Sekidang merupakan dusun yang berada di tengah hutan jati milik Perhutani. Dengan jumlah penduduk 120 orang, 42 Kepala Keluarga (KK), sebagian besar penduduknya adalah sebagai petani.

“Mata pencaharian mereka semua rata-rata bertani,” imbuhnya.

Selama ini, warga sangat kesulitan dalam hal transportasi. Selain jarak tempuh ke Kota Bojonegoro sejauh 20 kilometer, infrastuktur jalan yang masih makadam menjadi kendala. Terlebih musim hujan arus lalu lintas cukup terganggu.

“Oleh sebab itu, warga disini memilih ke Kabupaten Nganjuk kalau ada keperluan,” tukasnya.

Baca Juga :   Pencairan PKH Non Tunai Tuban Meleset

Banyak kisah yang dialami warga di Dusun Sekidang, mulai fasilitas kesehatan yang kurang sehingga ibu-ibu hamil dan melahirkan harus ditandu untuk menuju jalan raya, bahkan tak sedikit pula anak-anak yang putus sekolah.

“Disini ada SDN Negeri tapi hanya kelas 1, 2, 3 dan 6. Ini saja sisa-sisa siswa tahun lalu. Tahun ini sudah tidak ada lagi yang mengisi,” lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Anna Mu’awanah, berencana mengadakan Karya Bakti Skala Besar dengan melibatkan pasukan TNI dari Kodim 0813 Bojonegoro, Polres Bojonegoro dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Atau kalau sempat tahun ini juga dari APBD Perubahan akan kami alokasikan untuk memperbaiki infrastruktur termasuk jalan dan jembatan,” kata Bupati Anna. 

Bu Anna, sapaan akrabnya, meminta agar anak-anak usia sekolah tetap mengenyam pendidikan. Karena dengan sekolah, akan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pesan saya hasil pertanian dan peternakan jangan dijual semua. Kita harus berswasembada pangan,” pesannya.

Dengan kondisi Pandemi Covid-19 sekarang ini, bisa jadi harga bahan pokok diluar semakin mahal. Warga bisa memanfaatkan hasil ternak seperti telur atau daging ayam untuk konsumsi sendiri. Selain itu, juga buah-buahan yang ditanam sendiri maupun tumbuh liar jangan ditebang.

Baca Juga :   Bupati Minta Masyarakat Tak Andalkan Pertanian

“Ibu-ibu dan bapak-bapak semua, tolong protein keluarganya dijaga,” tandasnya.

Saat ini, semua sedang mengalami pageblug atau pandemi Covid-19 dan mulai prihatin. Karena dampak dari virus sangat dirasakan termasuk pedagang kecil. Banyak juga yang diberhentikan dari pekerjaan. Oleh sebab itu, Pemkab Bojonegoro menggelontorkan puluhan ribu paket sembako.

“Termasuk untuk Dusun Kidangan ada 42 KK yang akan mendapat sembako dan semua desa khususnya di Kecamatan Temayang,” tandas wanita berhijab ini.

Pihaknya berharap, dengan bantuan tersebut bisa meringankan beban warga ditengah Pandemi.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *