PEPC Tambah Bantuan 100 Rapid Test untuk Pemkab Bojonegoro

20053

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Mengetahui seberapa banyak penyebaran virus COVID-19 di suatu wilayah tertentu merupakan salah satu cara untuk dapat memutus mata rantai penularannya. Dengan cara itu pula, pemerintah bisa segera menangani orang yang terpapar penyakit yang disebabkan virus Coronavirus Disease atau COVID-19 dengan perawatan optimal.

Hal tersebut juga menjadi perhatian operator proyek Pengembangan Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Dalam rangka berperan aktif menangani pandemi COVID-19, PT PEPC mendonasikan rapid test kit kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur.

PEPC kembali berkontribusi memberikan rapid test kit sebanyak 100 buah untuk Pemkab Bojonegoro  yang diserahkan kepada Gugus Tugas Penanganan COVID-19 melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. Kontribusi tersebut diserahkan oleh Pjs. JTB Site Office & PGA Manager, Edy Purnomo, kepada Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Whenny Dyah P, di kantornya, Senin, (27/04/2020) kemarin.

Edy begitu Edy Purnomo karib disapa menyerahkan sepenuhnya penggunaan rapid test kit kepada Pemkab Bojonegoro.

Baca Juga :   Proyek Migas Kedung Keris Terkendala Hujan

“Sejak Bulan Maret lalu, PEPC telah menyumbangkan total secara keseluruhan ada 500 buah rapid test. Semoga bermanfaat bagi warga Bojonegoro. Dengan bantuan rapid test itu, kami berharap penyebaran COVID-19 di Indonesia khususnya di Bojonegoro segera berakhir,” kata Edy, melalui surat elektronik yang diterima [email protected], Selasa (29/4/2020).

Rencananya, rapid test kit ini akan dipergunakan untuk mengecek warga Bojonegoro. Antara lain cluster pasar sayur dan cluster dari sebaran santri pesantren Temboro yang beberapa ada dari Bojonegoro. Seperti diketahui bersama, ada banyak santri dari pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur, yang diduga terpapar virus Corona.

“Kami mengapresiasi kontribusi PEPC dalam menyumbangkan alat rapid test ini, karena di tengah situasi yang memerlukan banyak test kit seperti sekarang ini, kita sangat membutuhkan ketersediaan alatnya supaya segera mampu mendapat gambar sebaran virusnya,” ungkap Whenny.

Bantuan ini merupakan bantuan yang kesekian kalinya dari PEPC kepada Pemkab Bojonegoro. Sebelumnya, PEPC telah menyumbangkan 100 Alat Pelindung Diri (APD) Hazmat serta perlengkapan alat kesehatan lainnya seperti 10 thermo gun, 1000 surgical masks kepada Pemkab Bojonegoro dan 5098 masker kain, 117 paket wadah cuci tangan kepada Pemerintah Desa di seputar proyek JTB.(sam)

Baca Juga :   Serahterimakan Program Patra Daya

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *