Bupati Anna Kabarkan 4 Pasien Positif Corona Bojonegoro Kondisinya Sehat

20078

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Dari Tujuh pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, empat pasien kondisi kesehatannya semakin membaik.  

Keempat pasien tersebut dua orang dari Kecamatan Gondang. Dua orang lainnya masing-masing dari dari Kecamatan Trucuk, dan Purwosari.

“Kondisi mereka sehat,” ujar Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Kamis (30/4/2020) malam.

Keempat pasien positif virus corona masih menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit. Pasien positif dari Kecamatan Gondang dan Trucuk di rawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Jalan Veteran Kecamatan Bojonegoro, dan pasien positif asal Kecamatan Purwosari dirawat di RSUD Padangan.

Mereka menjalani perawatan hampir satu bulan sejak ditetapkan positif virus corona. Meskipun sekarang ini kondisi mereka sudah sehat, tapi belum diperbolehkan pulang karena masih menunggu hasil Swab untuk memastikan sudah tidak ada lagi virus corona dalam tubuhnya. 

“Hasil swabnya belum keluar. Masih antre,” ucap bupati perempuan pertama Bojonegoro itu. 

Pasien positif asal Gondang menjalani perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo pada 7 April 2020 lalu. Pertama kali dirawat statusnya pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang tanpa gejala (OTG). Kemudian dinyatakan menjadi positif virus corona pada 14 April 2020.

Baca Juga :   Polisi Pastikan Korban Tewas Dibunuh

Penetapan kasus positif virus corona itu bersamaan dengan dua orang dari Kecamatan Trucuk dan Purwosari. Keduanya berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Pasien positif virus corona dari Kecamatan Purwosari  sebelumnya berstatus orang dalam pantauan (ODP), dan di Kecamatan Trucuk OTG atau penambahan data baru.

Ketiga positif corona lainnya yakni dua dari  Kecamatan Bojonegoro yang sebelumnya berstatus ODP, dan satu orang dari Kecamatan Kepohbaru dengan status sebelumnya PDP. Ketiga pasien ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit umum Aisiyah dan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Bojonegoro juga telah mengambil sampel keenam PNS yang hasil rapid tesnya reaktif untuk dilakukan tes lanjutan dengan metode metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau Swab. Sampel diambil berupa lendir dari hidung dan tenggorakan untuk memastikan positif atau tidaknya terpapar virus corona.

“Sudah kemarin diambil samplenya untuk di-swab. Masih menunggu hasilnya,” tegas Bu Anna, sapaan akrab Bupati Bojonegoro.

Keenam ASN tersebut sekarang ini sedang menjalani isolasi mandiri di Hotel Griya Dharma Kusuma (GDK), milik Pemkab Bojonegoro. Mereka adalah empat kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan dua orang staf. 

Baca Juga :   Pastikan Bebas Barang Terlarang, Blok Hunian Lapas Bojonegoro Digeledah

“Isolasi mandiri di GDK ini biayanya yang bayar mereka sendiri,” sambung Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin. (suko)










»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *