SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Salah satu tenaga security (satpam) yang bekerja di proyek Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) saat dilakukan Rapid Tes menunjukkan reaktif Virus Corona (Covid-19).
Hal tersebut dibenarkan oleh Pjs. JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo, saat dikonfirmasi Suarabanyuurip.com.
“Memang benar, saat kami melakukan Rapid Tes pada 43 tenaga Security dari rekanan PEPC, ada satu yang reaktif,” ujarnya, Rabu (6/5/2020).
Menurut Edy sapaan akrabnya, setelah dinyatakan reaktif, Pertamina EP Cepu (PEPC) bergegas berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dan Dinas Kesehatan Bojonegoro, Jawa Timur, yang kemudian langsung menempatkan Security tersebut di Griya Dharma Kusuma (GDK) untuk menjalani isolasi mandiri.
“Dinas kesehatan juga langsung melakukan tes swab dan semoga saja hasilnya negatif,” tegas Edy.
Pada saat dinyatakan reaktif, PEPC langsung melakukan tracking untuk mendeteksi siapa saja yang sudah melakukan kontak fisik selama 14 hari yang lalu. Selama ini, pria asal Kecamatan Gayam itu bertugas tidak hanya di satu pos saja tetapi digilir di semua tempat.
“Kita juga melakukan rapid tes pada keluarganya, dan Alhamdulilah hasilnya negatif semua,” tandasnya.
Securityberusia 37 tahun tersebut, diketahui dalam keadaan sehat saat dilakukan Rapid Tes. Sehingga, belum tentu reaktif yang ditunjukkan dari hasil tes darah oleh Dinas Kesehatan kemarin, merupakan Virus Corona (Covid-19).
“Belum tentu ya, jadi harapannya jangan sampai positif lah,” pungkasnya.(rien)