SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, Jawa Tengah, bakal melakukan rapid test terhadap petugas dan pedagang pasar Beras Cepu.
Rapid test dilakukan menyusul adanya salah satu pedagang asal Bojonegoro, Jawa Timur, di Pasar Beras Cepu, yang hasil Rapid testnya positif reaktif.
“Besok ada empat pedagang dan tiga petugas pasar akan dirapid test oleh satgas dari tenaga kesehatan puskesmas,” ujar Kepala UPT Pasar wilayah Cepu, Moh Sofaat kepada suarabanyuurip.com, Jumat (8/5/2020).
Dijelaskan, dari hasil tracking (penelusuran) pedagang positif rapid test kesehariannya hanya beraktiviatas di pasar beras. Yang bersangkutan pernah kontak dengan pedagang sekitar dan petugas pasar. Saat ini pedagang tersebut melakukan isolasi mandiri di rumahnya.
“Dia dari Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman, Bojonegoro, Jawa Timur,” katanya.
Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.Â
“Hari ini sudah kita coba tracking dan besok kita usahakan rapid test,” tegasnya dikonfirmasi terpisah.Â
Selain itu, juga akan dilaksanakan penyemprotan Disinfektan di Pasar Beras Cepu oleh Satgas dan PMI.
Informasi yang diperoleh, pedagang tersebut sebelumnya melakukan pemeriksaan mandiri di Rumah Sakit Swasta di Cepu. Kemudian dianjurkan ke RSUD R Soprapto Cepu, namun tidak diterima karena ada salah satu ruangan sedang diperbaiki.
Menanggapi informasi tersebut, Direktur RSUD R Soprapto, Fatkhur Rohim, membenarkan tidak diterimanya pasien tersebut.Â
“Setelah saya telusuri, ternyata ruang isolasi IGD kami baru direnovasi ulang. Untuk disiapkan menjadi IGD khusus Covid. Sehingga untuk sementara waktu pasien dengan dugaan covid19, kami sarankan ke RS lain yang juga menjadi rujukan covid,” tuturnya.
Dijelaskan, sesuai kesepakatan awal, pada dasarnya semua rumah sakit di Blora termasuk RS swasta bisa menjadi RS rujukan Covid-19. Termasuk pasien yang berasal dari Jatim, bisa dirawat di RSUD Cepu. Â
“Pada dasarnya kita tidak membedakan batas wilayah dalam perawatan pasien,” pungkasnya.(ams)