Sembilan Warga Tuban Positif Covid-19

20124

SuaraBanyuurip.com – Teguh Budi Utomo

Tuban – Sebanyak sembilan orang warga  Kabupaten Tuban, Jatim secara komulatif terkonfirmasi positif terjangkit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), per hari Jumat (8/5/2020) pukul 18.00 WIB. 

Dari jumlah itu dua orang telah meninggal, satu sembuh, dan sisanya enam orang dalam perawatan di rumah sakit. 

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati, menyatakan, jumlah positif Covid-19 sebanyak sembilan orang terjadi setelah hasil Tes Swab dari Balitbangkes Kementerian Kesehatan keluar. Dinyatakan, ada tambahan lima positif sehingga secara komulatif Pasien Dalam Perawatan (PDP) jadi sembilan orang.  

Rinciannya, tambah Sekretaris Dinas Kesehatan Tuban ini, satu diantaranya wanita berumur 57 tahun asal Parengan sudah meninggal dunia tanggal 30 April lalu. 

“Almarhumah adalah PDP dalam Cluster Pasar Bojonegoro,” kata Nurul. 

Selain itu, perempuan 44 tahun, dan pria 48 tahun asal Kecamatan Tuban. Dari hasil pelacakan, mereka memiliki kontak erat dengan PDP asal kecamatan setempat yang meninggal  pada tanggal 24 April 2020. 

Baca Juga :   10 Kecamatan di Lamongan Kekeringan

“PDP yang meninggal dunia ini belum sempat dilaksanakan Swab, tetapi hasil rapid tes positif,” kata Nurul. 

Dua PDP lain yang terkonfirmasi positif dari kluster Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan. Yakni, laki-laki berusia 15 tahun asal Parengan, dan 19 tahun asal  Montong. 

Sebelumnya, dalam kluster Temboro ini telah ada yang terkonfirmasi positif pada  29 April 2020 lalu. PDP yang positif tersebut dirawat, dan diisolasi di RSNU Tuban. 

Pada bagian lain, Nurul menyatakan, sehari sebelumnya satu PDP positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Saat ini telah pulang ke rumah. 

Peta sebaran Covid-19 dari Gugus Tugas Covid-19 Tuban  yang dilansir Dinas Kominfo Tuban hari Jumat (8/5/2020) pukul 18.00 menyebut, terjadi penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) baru sebanyak sembila  orang. Secara kumulatif  ODP sebanyak 592 orang, selesai dipantau  455 orang, dan 137 orang masih dalam pemantauan.

Sedangkan PDP berjumlah 35 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 13 orang sembuh,  tujuh orang meninggal, dan sisanya masih dalam pengawasan. (tbu)

Baca Juga :   Bojonegoro Surplus Jagung untuk Kebutuhan Pakan Ternak Ayam Petelur

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *