Tren Sebaran Virus Corona di Blora Meningkat

20144

SuaraBanyuurip.com -  Ahmad Sampurno

Blora – Kasus positif virus corona atau Covid-19, di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, didominasi dari klaster Temboro. Dari 12 kasus, enam diantaranya adalah santri Temboro.

“50% berasal dari klaster Temboro,” ujar Plt Kepala Dinas Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, saat menyampaikan perkembangan terkini di Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (12/5/2020).

Disampaikan, dari 12 kasus positif virus corona, 3 orang telah meninggal dunia, dan 9 orang dirawat. Untuk jumlah reaktif rapid test 52 orang. 

Selain itu terdapat 21 tenaga medis yang hasil rapid tesnya reaktir. Rinciannya, 14 orang dikarantina di hotel Kecamatan Cepu, dan 7 orang di hotel Kecamatan Blora.

Sementara jumlah warga yang dikarantina sebanyak 26 orang. Mereka diisolasi dan dirawat di Klinik Bakti Padma Kecamatan Banjarejo. 

Lilik mengimbau kepada seluruh masyarakat  agar waspada dan berhati-hati karena peluang sebaran virus corona masih cukup besar. 

“Apalagi trend sebaran virus corona mengalami peningkatan. Masyarakat harus tetap taat serta disiplin berlaku hidup sehat,” pesannya.(ams) 

Baca Juga :   Banjir Bandang Intai Warga Cepu

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *