Pandemi Corona Penjualan BBM di Bojonegoro Turun 30%

20233

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pandemi virus corona atau Covid-19 memberikan dampak di berbagai sektor. Penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Idul Fitri 1441 H/2020 M, mengalami penurunan drastis.

Penyebabnya tidak ada warga yang melakukan mudik. Pemerintah jauh hari sebelum Idul Fitri telah mengeluarkan larangan mudik untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Sepi, satu hari saja bisa dihitung yang beli ada berapa,” kata Gunawan, salah satu petugas SPBU Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Selasa (26/5/2020). 

Diungkapkan, dalam sehari masyarakat yang membeli Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite hanya 15-20 orang saja. Sehingga, stok Pertalite di tempatnya hingga memasuki H+2 lebaran masih melimpah. 

“Biasanya H-7 sampai H+7 ramai pelanggan. Ya isi Pertalite maupun yang lainnya,” imbuh pria 45 tahun ini.

Dampak virus corona menurut bapak tiga anak ini, berimbas pada penjualan BBM di tempatnya bekerja.  Jika sebelumnya dalam satu hari pengiriman BBM bisa sampai dua atau tiga kali, saat ini sudah hampir empat hari tidak ada permintaan ke Pertamina. 

Baca Juga :   Rig Pertama Buatan Indonesia di Blok Cepu

“Ya karena stoknya masih banyak,” tandasnya.

Meski demikian, dia bersama 5 karyawan lainnya masih bersykur mendapatkan Tunjangan Hari Raya dan tetap bekerja seperti biasa. Karena banyak di luar sana pekerja yang di Putus Hubungan Kerja (PHK). 

“Alhamdulillah, masih bisa bekerja,” pungkasnya. 

Kepala Seksi Perdagangan dan Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, Sutikno, membenarkan jika hampir semua penjualan BBM di SPBU Bojonegoro mengalami penurunan penjualan antara 25 persen sampai 30 persen. 

“Karena Pandemi Covid-19 konsumsi BBM menurun. Banyak yang jarang keluar rumah sehingga pembelian BBM berkurang,” jelasnya dihubungi suarabanyuurip, Rabu (27/5/2020).(rien) 


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *