Pascapengeboran Sumur Injeksi, Produksi Sukowati 9.200 Bph

20234

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Produksi minyak Lapangan Sukowati oleh Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field secara bertahap mulai naik seiring selesainya pengeboran sumur injeksi i-003 di Pad B bulan lalu.

Saat ini produksi minyak di lapangan migas yang berpusat di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, dan Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebesar 9.200 barel per hari (Bph).   

“Bertahap naik sampai target 10.000 barel per hari di tahun ini,” kata Pj Public and Relations Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Jason W Purba, Rabu (27/5/2020). 

Dijelaskan saat ini semua rig telah diturunkan dan untuk sementara alat-alat berat diletakkan sementara di tanah milik Pemerintah Desa Ngampel oleh PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) hingga semua selesai.

“Karena proses pengeboran selesai, semua alat-alat otomatis diturunkan dan ditampung lebih dulu,” tegasnya.

Pekerjaan di Lapangan migas Sukowati terus berlanjut untuk ketahanan produksi minyak nasional, meski di tengah Pandemi Covid-19. 

“Kalau total produksi semua sumur ada 9.200 barel. Kalau masing-masing sumur saya ndak hafal,” tandasnya.(rien)

Baca Juga :   ADD Mojodelik Tertinggi Diantara Desa Penghasil Migas


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *