Warga Positif Corona di Bojonegoro Dijemput Petugas dari Rumahnya

20270

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Seorang pria asal Desa Sedahkidul, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dijemput mobil ambulan dan petugas medis dengan berpakaian alat pelindung diri (APD) dari rumahnya, Rabu (3/6/2020), sekira pukul 17.00 Wib.

Warga berusia 53 tahun tersebut dinyatakan positif virus corona atau Covid-19 setelah hasil swabnya keluar hari ini. Sebelum dinyatakan positif virus corona, statusnya orang dalam pemantauan (ODP). 

Informasi yang diperoleh di lapangan, pria tersebut sebelumnya bekerja di Gresik. Sebelum pulang ke Desa Sedahkidul pada malam Lebaran Idul Fitri 1441 H/2020 M, ia sempat menginap di rumah saudaranya di Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari, selama tiga hari.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin membenarkan adanya penambahan kasus baru positif virus corona di Kecamatan Purwosari. Selain itu juga di Kecamatan Balen.

“Keduanya dari ODP. Mereka sekarang dirawat di RSUD Padangan dan Sosodoro Djatikoesoemo,” ujarnya kepada suarabanyurip.com, Rabu malam. 

Selain ada penambahan dua kasus baru, lanjut Masirin, hari ini lima orang pasien positif virus corona dinyatakan sembuh. Mereka berasal dari Kecamatan Trucuk 2 orang, Bojonegoro 1 orang, Gayam 1 orang dan Purwosari 1 orang. 

Baca Juga :   Hijaukan 13,3 Hektar Lahan Perhutani

“Sehingga status positif terkonfirmasi pada hari ini sebanyak 42 orang. Jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 62 orang, meliputi yang dirawat 42 orang, meninggal dunia 10 orang dan Sembuh 10 orang,” jelasnya.

Sementara untuk status pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada penambahan baru maupun selesai dalam pengawasan. Sehingga status kumulatif sebanyak 20 orang, 11 orang selesai dalam pengawasan dan meninggal dunia 9 orang.

Untuk status ODP hari ini ada penambahan baru sebanyak 1 orang di Kecamatan Bojonegoro. Selain itu,  1 orang dinyatakan selesai pemantauan di Kecamatan Gayam. Sehingga jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 24 orang.

“ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 247 orang, meliputi dipantau 24 orang, selesai pemantauan 221 orang dan meninggal dunia 2 orang. Sedang untuk status ODR sebanyak 42.382 orang dan OTG sebanyak 363 orang,” tuturnya.

Sedangkan, untuk status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 42.382 orang dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 363 orang.

Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro mamatuhi instruksi pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga :   Pertamax Naik Tak Pengaruhi Penjualan

“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, hindari kerumunan dan jangan mudik,” pesan Pria yang menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, itu.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *