SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Dari 62 pasien positif corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, 12 orang dinyatakan sembuh. Sedang sisanya 40 orang masih dirawat, dan 10 orang meninggal dunia.Â
Ke 12 pasien positif virus corona yang sembuh tersebut merupakan akumulasi bulan Mei hingga awal Juni. Pada awal bulan Juni 2020 ini terdapat 9 orang pasien Covid- 19 dinyatakan sembuh dengan indikator dua kali swab hasilnya negatif. Sedangkan di bulan Mei ada 3 orang.Â
Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan 12 pasien positif corona yang sembuh merupakan informasi menggembirakan yang bisa menjadi semangat baru bagi para pasien baik pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif.
“Harus kita syukuri dengan lebih giat untuk menjaga kebersamaan bagi semua elemen masyarakat. Tingkatkan gotong-royong, terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada,” pesan Bupati, Kamis (4/6/2020).
Bupati mengapresiasi kerja keras dan kebersamaan semua jajaran yang tergabung dalam Gugus Tugas baik tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.Â
“Bagi Desa yang sudah ditetapkan menjadi Kampung Tangguh Semeru agar menjadi acuan bagi desa lain untuk penerapan protokol kesehatan Covid- 19,” tegasnya.
Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid- 19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin menjelaskan existing hari ini, Kamis (4/6/2020), ada 2 orang pasien Covid- 19 yang dinyatakan sembuh. Masing-masing di Kecamatan Kapas dan Kecamatan Kasiman.Â
“Sehingga status positif terkonfirmasi pada hari ini sebanyak 40 orang,” sambungnya.
Untuk status PDP terdapat penambahan baru sebanyak 3 orang, di Kecamatan Dander 2 orang dan Trucuk 1 orang. Â
“Status PDP kumulatif sebanyak 23 orang, dalam pengawasan 3 orang, selesai dalam pengawasan 11 orang dan meninggal dunia 9 orang,†terang Masirin.
Sementara orang dalam pemantauan (ODP) baru ada satu orang di Kecamatan Dander. Sehingga akumulatif ODP 248 orang, meliputi dipantau 25 orang, selesai pemantauan 221 orang dan meninggal dunia 2 orang. Â
“Sedangkan status ODR sebanyak 42.406 orang dan OTG sebanyak 363 orang,†pungkasnya.(suko)