Jalan PUK Gayam Kurang Lebar Pengguna Terganggu

20289

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Kurang lebarnya jalan Poros Umum Kecamatan (PUK) Gayam – Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kerap membuat pengguna terganggu. Khususnya pengendara roda dua harus berhati-hati saat berpapasan dengan kendaraan besar.

Seperti saat adanya kendaraan dump truk yang mengalami kerusakan di jalan bersamaan dengan lewatnya alat berat proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Sabtu (06/06/2020) sore. Sejumlah pengendara  sepeda motor terpaksa harus berhenti menunggu giliran lewat.

“Papasan dengan kendaraan besar proyek JTB saja harus berhati-hati, apalagi ada kendaraan roda empat sedang rusak di jalan terpaksa harus berhenti nunggu giliran lewat,” kata salah satu pengendara motor, Suparno, kepada Suarabanyuurip.com saat menunggu giliran lewat.

Warga Ngasem ini berharap, agar jalan utama menuju lokasi proyek Gas JTB tersebut diperlebar. Dari saat ini sekira lima meter menjadi minimal enam meter. Sehingga arus lalu lintas menjadi lancar.

“Kalau arus lalulintasnya lancar, tentunya juga menambah perekonomian masyarakat sekitar menjadi lancar,” imbuhnya.

Senada diungkapkan warga Gayam, Rustam. Selain diperlebar, beberapa titik badan jalan yang aspalnya sudah pada pecah memanjang, seperti di selatan Puskesmas Gayam dan depan Balai Desa Gayam juga segera di perbaiki agar tidak mengancam nyawa pengguna.

Baca Juga :   Kadus Doyok Diduga Gelapkan Dana Pamsimas

“Sebenarnya sudah sering dikeluhkan, tapi rakyat kecill bisanya hanya menyarankan saja. Semoga pemerintah segera memperhatikannya,” harap warga ring satu lapangan Banyu Urip, Blok Cepu ini.(Sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *