SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan. Setelah Rabu (10/6/2020) kemarin, ada 6 kasus baru, hari ini Kamis (11/6/2020), bertambah 5 orang terkonfirmasi positif.
Jumlah warga Bojonegoro terinfeksi virus corona sampai hari ini mencapai 74 orang. Rinciannya, 49 orang dirawat, 11 orang meninggal dunia, dan 14 orang sembuh.
Terbanyak berada di Kecamatan Bojonegoro Kota. Jumlahnya 29 kasus. Meliputi 23 orang dirawat, 3 meninggal dunia, 3 orang sembuh.
Kasus positif virus corona di Kecamatan Bojonegoro tersebar di Desa Campurejo sebanyak 3 orang meliputi sembuh 2 orang, dan meninggal 1 orang. Kelurahan Kadipaten ada 5 orang, dengan rincian 4 orang dirawat dan 1 orang meninggal dunia.
Kelurahan Karangpacar satu orang dan sudah meninggal dunia. Kelurahan Kepatihan 3 orang sedang dirawat. Kelurahan Ledok Kulon 3 orang, meliputi 2 orang dirawat dan 1 orang sembuh.
Kemudian Kelurahan Ledok Wetan terdapat 5 kasus, dengan rincian 3 dirawat dan 2 oramg meninggal dunia. Desa Pacul 4 kasus meliputi 3 dirawat, dan 1 orang meninggal dunia. Desa Sukorejo 4 kasus meliputi 3 dirawat dan 1 orang sembuh. Kelurahan Sumbang 1 orang sedang dirawat.Â
“5 kasus baru hari ini dari Kecamatan Bojonegoro Kota 4 orang, dan Trucuk 1 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin, Kamis malam.
Dijelaskan, dari ima kasus baru tersebut 4 orang di Bojonegoro Kota merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang pernah kontak dengan pasien positif sebelumnya.
“Masih ada kaitan dengan kasus positif sebelumnya,” ucapnya.
Kabar baiknya, lanjut dia, hari ini 1 orang positif virus corona dinyatakan sembuh. Maka status positif terkonfirmasi pada hari ini sebanyak 49 orang.
Sedangkan status pasien dalam pengawasan (PDP) ada penambahan baru sebanyak 1 orang di Kecamatan Bojonegoro. Selain itu 1 orang PDP meninggal dunia di Kecamatan Temayang. Sehingga status PDP pada hari ini tetap sebanyak 3 orang, meliputi 2 orang dalam pengawasan dan 1 orang meninggal dunia.
“Status PDP kumulatif sebanyak 25 orang, dalam pengawasan 2 orang, selesai dalam pengawasan 12 orang dan meninggal dunia 11 orang,†tutur Masirin.
Sementara status orang dalam pemantauan (ODP) hari ini ada penambahan baru sebanyak 2 orang di Kecamatan Bojonegoro dan Kedungadem. Sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak 3 orang, di Kecamatan Balen, Malo dan Dander. Jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 19 orang.
“ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 257 orang, meliputi dipantau 19 orang, selesai pemantauan 236 orang dan meninggal dunia 2 orang.Â
Untuk status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 42.509 orang dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 353 orang. Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro mamatuhi instruksi pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.Â
“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, hindari kerumunan dan jangan mudik,” pesan Masirin.(suko)