Di Blora, Ibu Akan Melahirkan Dinyatakan Positif Corona

20337

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Kasus virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melonjak signifikan. Hari ini, Selasa (16/6/2020), jumlah positif terkonfirmasi hasil tes swab laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) bertambah 10 orang.

Sehingga jumlah komulatif kasus virus corona di Blora menjadi 40 kasus. Dengan rincian 31 orang dirawat, 6 sembuh dan 3 meninggal dunia. 

“Sedangkan reaktif rapid-test turun menjadi 69, PDP masih ada 6 yang diawasi, ODP ada 27 yang dipantau, dan OTG ada 88,” ujar Kasi Pidana Kejari Blora, Rendy Indro, anggota Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten.

Adanya penambahan kasus baru tersebut, kata dia, masih ada potensi penularan di Kabupaten Blora. Oleh karena itu, masyarakat diminta terus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat agar penularan dan persebaran virus ini bisa ditekan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, menjelaskan penambahan 10 kasus virus corona baru diketahui setelah 32 hasil pemeriksaan swab keluar hari ini. 

“Sisanya 22 orang dinyatakan negatif,” sambungnya.

Baca Juga :   Duga Kepala Sekolah Gelapkan Dana KIP

Penambahan 10 kasus baru positif virus corona berasal dari 8 orang tanpa gejala (OTG) dari rapid test massal di pasar, dan fasilitas umum lainnya. Sedangkan 2 orang lainnya adalah orang dalam pengawasan (ODP) yakni ibu akan melahirkan dan satu punya penyakit penyerta.

“Dari pedagang Pasar Sido Makmur ada 2 pedagang yang positif, selebihnya tersebar. Ke10 kasus ini dari Kecamatan Blora 3 orang, Tunjungan 4 orang, Banjarejo 1 satu orang, dan Cepu 2 orang,” ungkap Lilik. 

Pihaknya mengimbau masyarakat agar masyarakat hati-hati, karena Blora belum aman dari penyebaran virus corona.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *