Pentingnya PKL Berbasis Kompetensi di Industri Migas

20353

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Praktik Kerja Lapangan atau PKL yang dilakukan mahasiswa sekarang ini tidak hanya sebagai pelengkap mata kuliah atau mata pelajaran di universitas atau sekolah. Selain sebagai ajang mencari pengalaman, ilmu yang didapat selama PKL juga harus link and match antara universitas atau sekolah dengan tempat PKL pada dunia Industri Migas. Terlebih diera kampus merdeka belajar.

Dirjen Pendidikan Vokasi dari Kemendikbud, Wikan Sakarinto, menjelaskan implementasi merdeka belajar adalah adanya fleksibilitas dan inovasi pada kurikulum dengan berpegang teguh pada prinsip kompetensi. 

“Yaitu perpaduan antara hard and soft skill, attitude dan karakter serta mencetak pembelajar mandiri sepanjang hayat,” ujarnya saat Webinar yang digelar oleh PPSDM Migas belum lama ini.

Vice President Operation ENI Indonesai Ltd, Jahnawi Tri Wasisto, menyamapiakan terkait pola apa saja yang dibutuhkan dalam PKL di industri migas. Menurut dia, setiap perusahaan migas mempunyai competencies dan behaviors standard.   

“Salah satunya adalah adanya kompetensi dan behaviors, etika dan budaya HSE, soft skills, dan specific technical skills serta harus lulus dari sekolah vokasi dengan telah menyelesaikan program magang, pelatihan maupun sertifikasi,” terang Jahnawi.(adv/ams)

Baca Juga :   Indonesia Terapkan BBM B50 Serentak Mulai 1 Juli 2026


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *