Berharap Proyek JTB Menjadikan Berkah Bukan Musibah

20395

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Keberadaan proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang bersentra di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diharapkan warga masyarakat sekitar operasai menjadikan berkah dan bukan musibah. Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola Pertamina EP Cepu (PEPC) tersebut nantinya harus mampu memberikan dampak nyata yang positif bagi desa sekitar.

“Sebagai warga ring satu lapangan gas JTB, berharap proyek JTB ini mampu meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat sekitar operasi, dan jangan sebaliknya,” kata warga Desa Kaliombo, Kari, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (26/6/2020).

Pria yang juga sebagai perangkat Desa Kaliombo ini,  menyarankan, selain dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar, kedepan perlu juga dapat meningkatkan perkembangan infrastruktur desa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai tanggung jawab sosial perusahaan. Diantaranya pembangunan infrastruktur jalan, dan sarana umum lainnya.

Karena dengan jalan kampung bagus, jalan menuju pertanian bagus, setidaknya dapat melancarkan arus lalulintas untuk mengangkut hasil panen bagi para petani. Sehingga lambat laun mampu menjadikan perekonomian warga meningkat. Meski pembangunan infrastruktur dari pemerintah sudah dilakukan.

Baca Juga :   Lalai Terapkan K3, PHR Akan Tindak Tegas Kontraktor

“Perusahaan yang terlibat di proyek JTB juga perlu memperhatikan keterlibatan warga sekitar sesuai keahliannya masing-masing. Karena warga yang dekat lokasi sebagai penerima dampak langsung,” imbuh pria yang berdomisili disekitar lokasi Jambaran Central ini.

Dengan terlibatnya warga sekitar tentunya mereka tidak hanya sebagai penonton tapi juga ikut menikmati hasil dari mega proyek gas yang ada disekitar perkampungannya.

“Sementara sudah ada beberapa warga yang terlibat. Semoga kedepan warga Kaliombo dapat terlibat di proyek JTB secara maksimal. Sehingga dapat penghasilan tambahan untuk meningkatkan ekonominya selain dari hasil pertanian,” sambung Manggar, yang juga warga Desa Kaliombo.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *