ADD Gayam 2020 Berkurang Rp1 Miliar

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Alokasi dana desa atau ADD yang diterima Pemerintah Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tahun 2020 ini mengalami penurunan dibanding tahun 2019 lalu. Bahkan penurunannya mencapai Rp1 miliar.

“Jumlahnya jauh dari tahun sebelumnya,” kata Kepala Desa Gayam, Winto, Minggu (28/6/2020).

Menurut Winto, ADD tahun ini yang diterima Pemdes Gayam hanya sebesar Rp1,4 miliar. Sedangkan tahun 2019 hampir mencapai Rp2,4 Miliar.

Sementara Dana Desa (DD) sebesar Rp859 juta, dan sebagian untuk anggaran penanggulangan Covid-19.

“Dengan ADD dan DD itu, kami menyesuaikan lagi rencana pembangunan desa melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa atau RPJMDes enam tahun kedepan,” tuturnya. 

Desa penghasil Minyak Banyu Urip, Blok Cepu- sebutan lain Desa Gayam, itu telah mengalokasikasikan Rp2 miliar dalam APBDes 2020 untuk beberapa sektor, termasuk bidang pertanian. Semua disampaikan dalam rapat musyawarah desa yang digelar bersama warga.

“Kami tidak memprioritaskan pembangunan fisik seperti jalan, melainkan pemerataan semua sektor termasuk pertanian,” tegas kades dua periode itu.

Baca Juga :   Siapkan Rp18 Miliar untuk Tunjangan DPRD

Winto menambahkan, pendapatan APBDes Gayam tahun 2020 ini diantaranya berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) Rp.1.411.107.500, Bagi Hasil Pajak (BHP) Rp.99.720.300, Bagi Hasil Retribusi (BHR) Rp. 17.320.000, Dana Desa (DD) Rp.859.650.000.

Sementara Silpa tahun 2019 sebesar Rp.668.020.000, dengan rincian Silpa BKD tahun 2019 Rp.300.000.000, Silpa ADD tahun 2019 Rp.327.820.000. 

“Serta Silpa biaya pilkades gelombang 3 tahun 2019 50% Rp 40.200.000,” pungkasnya.(rien)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *