SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pertamina EP Cepu (PEPC) menyatakan telah memberikan perhatian kepada warga sekitar proyek gas Jambaran – Tiung Biru (JTB) melalui program pemberdayaan masyarakat (PPM).
Program yang menjadi tanggungjawab sosial perusahaan itu digulirkan termasuk di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Sudah sejak lama, bahkan sebelum beroperasi kami memberikan Program Pengembangan Masyarakat atau PPM,” kata JTB Site Office & PGA Manager PEPC, Edy Purnomo, Sabtu (4/7/2020).
Edy menjelaskan program-program yang sudah dijalankan Pertamina EP Cepu selama ini di antaranya program pelatihan sertifikasi, Sehati, sanitasi jamban sehat, green school, pelatihan tata busana dan boga, dan kewirausahaan keterampilan batik.
Kemudian santunan yatim dan piatu, bantuan penanganan covi seperti alat sanitasi hygiene & sembako, Bantuan pembangunan sarana ibadah (safram), Bantuan perayaan hari besar nasional dan keagamaan atau Agustusan atau Idul Adha.Â
“Sehingga, apa yang diresahkan warga sekitar proyek khususnya Dusun Jambaran, Desa Kaliombo, sudah kami berikan meski di tengah Pandemi,” tegasnya.Â
Menurutnya, jika warga ada yang menuntut kompensasi, Pertamina EP Cepu tidak bisa memberikannya. Karena sesuai aturan dan atas persetujuan SKK Migas adalah program pemberdayaan.Â
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Pemkab Bojonegoro untuk memberikan PPM seperti jamban, air bersih, dan masih banyak lagi,” tuturnya.Â
Edy berharap kegiatan pengembangan Lapangan Gas JTB yang berlangsung saat ini bisa berjalan kondusif dengan dukungan semua pihak termasuk masyarakat sekitar.
Ada beberapa rencana pemberian PPM yang ditelah dikoordinasikan dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro. Tentu dengan berbagai pertimbangan yang sudah ada.
“Misalnya Bojonegoro atau ring satu masih belum bebas ODF, kami akan beri program jamban tapi lokasi masih dalam tahap verifikasi. Lalu air bersih yang saat ini juga kita koordinasikan lagi dengan Dinas Kesehatan,” pungkasnya.Â
Sebelumnya, warga di Dusun Jambaran, Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, mengeluhkan bising dan mempertanyakan kompensasi serta PPM dari PEPC.Â
“Tidak ada kompensasi atau program lainnya untuk kami. Ya harapannya dikasih imbal balik atas kegiatan yang dilakukan oleh PEPC,” pungkas Anik, warga setempat beberapa waktu lalu.(rien) Â Â