Rawan Kecelakaan, Pemuda Pelem Minta Perempatan Dijaga Flagmen

20580

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Sejumlah pemuda, dan tokoh masyarakat Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan aksi damai dengan memasang banner bertuliskan “Pemuda Pelem Butuh Pekerjaan” dan “Perempatan Wajib Ada Flagmen”, jalur utama menuju lokasi pemboran Jambaran Central tepatnya perempatan Jalan Purwosari-Ngambon, Selasa (28/7/2020).

“Saya tidak demo, tapi menyampaikan aspirasi saja. Minta Pertamina agar perempatan jalan menuju lokasi Jambaran Central dijaga Flagmen lagi. Karena rawan kecelakaan,” kata wakil ketua karang taruna Pelem, Siswoko, disela-sela memasang banner.

Pemuda desa ring satu lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) tersebut menjelaskan, penyampaian aspirasi dilakukan mengingat selain banyak aktivitas kendaraan proyek juga kendaraan umum yang melintas jalan Purwosari-Ngambon. Belum lagi ditambah dengan anak sekolah nantinya yang masuk sekolah. Karena perempatan jalan dekat dengan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Purwosari.

“Semula Flagmen ada, dan arus lalulintas lancar. Tapi tau tau diberhentikan atau diputus kerjanya, masalahnya apa saya tidak tau. Akibatnya arus lalulintas kembali rawan,” ucapnya.

Baca Juga :   SKK Migas Terus Berupaya Genjot Produksi Minyak Blok Cepu

“Intinya tidak hanya ada Flagmen saja, untuk penyiraman yang sudah dilakukan kurang maksimal dan perlu ditinkatkan agar debu tidak bertebaran kemana mana,” sambung Parlan, salah satu tokoh masyarakat setempat.

Pantauan dilapangan, sebanyak sekira lima orang aksi damai sebentar hanya memasang banner, setelah itu membuyarkan diri. Dalam aksi damai tersebut dijaga oleh anggota TNI dan Polri, dan aktivitas proyek Gas JTB yang menuju ke lokasi pemboran Jambaran Central berjalan lancar seperti biasanya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *