SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Sebagian warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan aksi blokir jalan menuju lokasi proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Selasa (4/8/2020) sejak sekitar pukul 10.00 WIB.
Tak pelak lima mobil trailer yang hendak ke lokasi proyek Gas JTB terhenti di jalan tepatnya di Selatan Wisata Putuk Kreweng. Karena terhalang kursi di tengah jalan.
Salah satu warga Mojodelik yang aksi, Sarimin, mengaku, aksi pemblokiran terpaksa dilakukan karena sudah tidak betah lagi dengan adanya polusi debu yang terhempas mobil proyek saat melintas.
“Terpaksa blokir jalan ini saya lakukan karena dampak polusi debu sangat luar biasa. Ini sangat menggangu warga,” kata Sarimin disela-sela aksi.
Warga Dusun Sogo, Desa Mojodelik ini menuntut agar perusahaan melakukan penyiraman jalan secara berkelanjutan. Agar dampak polusi debu bisa ditekan tidak menggangu kesehatan warga sekitar maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu kecepatan dalam berkendara dikurangi, dan tidak kencang karena banyak warga masyarakat yang menggunakan jalan tersebut.
“Saya tidak bermaksud menghalangi aktivitas proyek, hanya menuntut jalan disiram agar tidak menimbulkan polusi debu. Setelah dilakukan penyiraman silahkan aktivitas kembali berjalan seperti biasanya,” ucapnya.
Pantauan dilapangan aksi warga berjalan damai, dan dijaga oleh anggota Polsek Gayam, Security, TNI. Setelah dilakukan mediasi oleh Sosec Drilling PEPC, Andik, dan dijanjikan akan dilakukan penyiraman mulai hari ini jalan dibuka oleh warga, dan aktivitas kembali berjalan normal.(sam)