SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sebanyak 20 perempuan wilayah ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip, Blok Cepu, di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dilatih batik painting oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).
Pelatihan dipusatkan di Balai Desa Sudu selama dua hari, Rabu dan Kamis (5-6/8/2020). Selama pelatihan berlangsung peserta wajib menerapkan protokol kesehatan mulai dari pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak.
Kepala Desa Sudu, Abdul Manan mengapresiasi pelatihan batik painting yang dilkasanakan Disperinaker Bojonegoro. Menurutnya, dengan pelatihan ini akan memberikan keterampilan bagi ibu-ibu.
“Sehingga mereka dapat menangkap peluang usaha dan menambah pendapatan keluarga,” ucapnya.Â
Kepala Seksi Industri Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro, Mustam menjelaskan pelatihan yang diberikan ini sebagai upaya memberi bekal keterampilan kepada warga agar tetap bisa produktif di masa pandemi virus corona atau Covid-19.
“Pelatihan ini kita laksanakan secara berkelanjutan. Kita akan pantau perkembangannya sampai mereka bisa menciptakan hingga memasarkan produknya,” terangnya.
Disperinaker, lanjut dia, akan memberikan bantuan peralatan kepada peserta pelatihan yang berhasil menciptakan produk usaha dan memasarkannya.
“Agar mereka bisa mengembangkan usahanya lebih maju,” tegasnya.Â
Pelatihan batik painting sebelumnya telah dilaksanakan Disperinaker di Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, dan Desa Malo, Kecamatan Malo.
“Setelah di Sudu, pelatihan batik painting akan kita laksanakan di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo dan Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon,” tutur Mustam.Â
Sejumlah pelatihan juga diberikan Disperinaker Bojonegoro kepada warga. Di antaranya, pengelasan (walder), jahit, dan pengolahan hasil perkebunan.(suko)