Berseragam ala Pejuang 45, Kodim Blora Ingatkan Protokol Kesehatan

20710

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora -  Kodim 0721/Blora, Jawa Tengah, mempunyai cara tersendiri dalam memperingati Kemerdekaan ke 75 Republik Indonesia. Mereka pawai kendaraan sambil menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat saat beraktivitas.

Uniknya, para anggota Kodim 0721/Blora mengenakan seragam ala pejuang kemerdekaan ’45. Mereka membagikan masker di jalan kepada warga yang tak memakai masker.

Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi melalui Kasdim 0721/Blora Mayor Inf Budi Leksono menjelaskan kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sejak, Jumat (14/8/2020) lalu. Dari 15 koramil, dibagi menjadi 3 lokasi. Pertama di Kecamatan Ngawen, Kecamatan Blora dan terakhir Kecamatan Cepu. 

Anggota Kodim 0721/Blora mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu menaati protokol kesehatan pencegahan virus corona atau Covid-19. Sebab ancaman virus masih menghantui kehidupan masyarakat. Terbukti, sudah ada ratusan orang di Kabupaten Blora yang terserang virus dari Wuhan China. 

“Ini sudah berlangsung selama 3 hari ini,” ujar Budi, Minggu (16/8/2020), saat melakukan kegiatan di Kecamatan Cepu.

Diharapkan melalui cara ini sekaligus bisa memotivasi dan mengajak masyarakat bersama-sama mengenang dan menghargai jasa-jasa pejuang kemerdekaan. 

Baca Juga :   Stikes ICSADA Kembali Gelar BTCLS

“Ini juga tugas kita memberi rasa bangga dan penghargaan terhadap keluarga pahlawan ataupun para pejuang kemerdekaan yang masih hidup,” kata Budi.

Kegiatan yang dilaksanakan Kodim 0721/Blora di Kecamatan Cepu bekerja sama dengan Gugsus tugas Covid19, Forkopimca, dan Relawan. 

“Peringatan kemerdekaan tahun ini memang berbeda. Jika dulu para pejuang menghadapi penjajah, sekarang ini kita berjuang memerangi Virus Corona,” ujar Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi.

Selain menyusuri jalan protokol, rombongan juga menyasar swalayan untuk menyosialisasikan protokol kesehatan. Mereka masih menjumpai sejumlah pengunjung dan pekerja yang masih belum mengenakan masker.

“Kami berikan masker, dan saat itu pula harus dikenakan,” tandas camat.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *