Pandemi Covid-19, Pengangguran di Bojonegoro Meningkat 5,56%

20828

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Pandemi covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memukul ekonomi, khususnya sektor ketenagakerjaan. Data Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) mencatat pengangguran di Bojonegoro meningkat 5,56 persen atau 39.182 orang dibandingkan sebelum masa pandemi sebanyak 26.071 orang atau 3,70 persen.

Sedang pada sisi lain jumlah lapangan pekerjaan di Bojonegoro mengalami penurunan cukup signifikan. Pada April lalu tersedia 1.217 lapangan pekerjaan, namun kini jumlahnya terus turun.

Kepala Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Joko Santoso mengatakan, pada Juni lalu hanya tersedia 202 lapangan pekerjaan. Kemudian turun lagi menjadi 100 pada Juli lalu.

“Penurunan sangat drastis,” katanya SuaraBanyuurip.com, Senin (31/08/2020).

Dia mengatakan, penurunan disebabkan banyak perusahaan yang tidak  melakukan rekrutmen karyawan baru. Bahkan, ada sejumlah perusahaan  yang beroperasi di Bojonegoro melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak covid-19.   

“Rerata perusahaan kesulitan ekonomi. Akibatnya, sebagian perusahaan merumahkan sebagian karyawan,’’ ujaranya.

Joko sapaan akrabnya menjelaskan, dalam mengantisipasi melonjaknya pengangguran. Pihaknya, melakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat pencari kerja. Sehingga, akan mengurangi jumlah pengangguran. 

Baca Juga :   Di Lamongan, Harga Cabai Lebih Terkontrol

“’Dengan adanya pelatihan itu, mereka akan bisa berwirausaha secara mandiri. Meskipun di tengah pandemi,” ungkapnya. (jk)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *