SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, menganggarkan Rp185 miliar untuk infrastruktur dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBDP) tahun 2020.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blora, Sam Gautama Karnajaya, mengungkapkan, ada sejumlah pekerjaan besar yang dianggarkan APBD Perubahan tahun ini. Baik peningkatan jalan, penangananan longsor maupun perawatan.
Pekerjaan peningkatan jalan yang dilakukan adalah Jalan Plumbon – Trembul Kecamatan Ngawen dengan plafon anggaran Rp9,5 miliar, Jalan Jatirejo – Seso Kecamatan Blora dengan pagu anggaran Rp 5 miliar, Jalan Ngroto – Giyanti Kecamatan Sambong dianggarkan Rp1 miliar, dan peningkatan Jalan Kunduran – Doplang dengan anggaran Rp5 miliar.Â
“Untuk penanganan longsor ada 2 titik. Ngliron Kecamatan Randublatung dianggarkan Rp2,5 miliar, dan di Cabak Kecamatan Jiken Rp1,5 miliar,” jelasnya, Senin (31/8/2020).Â
Dalam APBD perubahan ada penambahan anggaran untuk infrastruktur sekira Rp3 miliar. Dari pagu anggaran di APBD murni sebesar Rp181.908.578.875, meningkat menjadi menjadi Rp185.036.500.287.
Semula, DPUPR harus melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid19 sehingga harus dilakukan pemangkasan. Terutama kegiatan yang dikerjakan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK).Â
“Sehingga DPUPR menyisakan anggaran sekira Rp94M setelah dilakukan refocusing,” tandasnya.Â
Penambahan anggaran telah dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan dengan DPRD tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD, Sabtu (29/8/2020).
Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto, dikonfirmasi terpisah, membenarkan jika pada APBD Perubahan tahun 2020 diprioritaskan untuk infrastruktur.Â
“Paling banyak infrastruktur,” kata Siswanto.
Sebagian bantuan keuangan provinsi yang dulu ditarik, sekarang dikembalikan. Â
“Khususnya untuk kebutuhan irigasi dan air,” ungkapnya.(ams)